Kinerja XL FY09
Pendapatan dan Jumlah Pelanggan XL Meningkat Tajam
Kamis, 11 Februari 2010 - 12:06:43 WIB
 |
| Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi |
TERKAIT:
Medan, METRORIAU.com. (XL) menutup tahun 2009 dengan peningkatan pendapatan usaha sebesar 14% menjadi Rp. 13,9 triliun dan peningkatan EBITDA sebesar 21% menjadi Rp. 6,2 triliun dibandingkan tahun 2008. Sementara itu jumlah pelanggan dan Prepaid RGB (Revenue Generating Subscriber Base) juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 21% dan 49% menjadi 31,4 juta dan 31,1 juta pelanggan.
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan, "Sepanjang tahun 2009, XL mengalami peningkatan pemakaian layanan data secara siginifikan yang didorong oleh beralihnya kebutuhan telekomunikasi para pelanggan dari kebutuhan dasar, seperti menelepon dan mengirim SMS saja, menjadi chatting dan mengunduh aplikasi jejaring sosial melalui telepon genggam. Perilaku ini didukung oleh tingginya tingkat penetrasi BlackBerry dan telepon genggam yang mempunyai kemampuan GPRS. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan data, XL memperkenalkan tarif yang sangat terjangkau untuk layanan data dengan berbagai macam mekanisme tagihan yang dapat dipilih sendiri oleh pelanggan. Hasilnya, peningkatan pendapatan layanan data meningkat sebesar 269%."
Selain itu, sepanjang tahun 2009, XL juga meluncurkan beberapa paket layanan dengan harga yang ekonomis yang dapat dipilih oleh pelanggan melalui *123# yang telah disesuaikan dengan kebutuhan maupun perilaku pelanggan. Hal ini telah mendorong peningkatan pelanggan secara signifikan.
Jumlah panggilan keluar dan SMS juga meningkat secara signifikan sebesar 60% menjadi 87,6 miliar menit dan SMS meningkat sebesar 258% menjadi 63,6 miliar SMS. Dengan meluncurkan berbagai jenis paket layanan yang disesuaikan dengan perilaku pelanggan, XL meraih penghargaan The Best Innovation in Marketing bulan Desember 2009 lalu (penghargaan ini telah diraih selama tiga tahun berturut-turut).
Selain itu, XL juga menerapkan pengelolaan biaya yang efisien secara keseluruhan yang menghasilkanp peningkatan OpEx yang lebih rendah daripada peningkatan pendapatan usaha. Dengan demikian, EBITDA margin XL bertumbuh menjadi 45% dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp. 1,7 trilliun.
Untuk tahun 2010, XL mengalokasikan belanja modal sebesar USD 400-450 million dimana jumlah ini juga termasuk pembayaran untuk capex tahun 2009 yang pembayarannya jatuh tempo di tahun 2010. Seluruh belanja modal ini akan didanai melalui arus kas internal.
Hasnul Suhaimi menyimpulkan, "XL akan terus meningkatkan kualitas dengan cara mengendalian beban jaringan melalui penawaran program yang disesuaikan dengan beban jaringan sepanjang hari dan menghindari investasi yang tidak perlu. Sumber daya yang tersedia akan terus dimanfaatkan secara efisien dalam rangka memaksimalkan pertumbuhan maupun memuaskan pelanggan kami. " (rls/red)
(620) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :