Harga Karet Naik Capai Rp13.400/Kg
Sabtu, 27 Februari 2010 - 02:52:15 WIB
ROHUL, METRORIAU.COM - Sejumlah petani karet warga Desa Air Panas Kecamatan Pendalian IV Koto saat ini boleh sedikit tersenyum. Pasalnya, Harga produksi karet mereka telah mulai merangkak naik dari harga sebelumnya Rp.12.700/Kg naik menjadi Rp.13.400/Kg.
Hal ini disampaikan salah seorang petani karet Desa Air Panas, Jamot TB melalui telepon selulernya. “Harga karet saya saat ini mengalami sedikit kenaikan dari Rp12.700/Kg menjadi Rp13.400. Kenaikan ini cukup menggembirakan seluruh warga yang berprofesi seperti saya," ujarnya, Jumat (26/2).
Namun yang menjadi sedikit kendala adalah mengenai kondisi cuaca hujan saat penyadapan karet. Bila hujan turun secara mendadak, maka getah karet yang sedang menetes akan terbuang dengan percuma. Selain itu, bagian bekas sadapan dapat menimbulkan mati kulit dikarenakan resapan air hujan.
Jamot menambahkan, kenaikan harga tender karetnya berkat peranan penting yang diprakarsai koperasi setempat. Harga karet tidak bisa dipermainkan spekulan atau para agen yang mencari keuntungan yang tidak wajar.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada pengurus koperasi yang terus menerus memperjuangkan harga karet warga sehingga mutu karet dan harga dapat tetap seimbang serta stabil," kata Jamot.
Ditempat terpisah, Suyitno warga Desa Sikebau Jaya mengaku harga karet di desanya mengalami penurunan harga. Harga tersebut kini hanya tinggal Rp9.847/Kg padahal beberapa minggu lalu mencapai 12.400/Kg.
Menurunnya harga karet di Desa Sikebau Jaya, ungkap Suyitno karena keterbatasan infrastruktur jalan. “Wajar kalau harga karet di desa kami lebih gampang turun daripada naik. Sebab akses jalan transportasi sangat mengkhawatirkan," keluh Yitno. (palas)
(4319) Dibaca - (8) Komentar :
SURI
@ SURI, 30 April 2010 | 10:34:40 WIB harga petani karet umumnya di desa rokan timur terjadi penurunan drastis dari harga 13.400 turun menjadi 11.550 semua petani mengeluhkan mengapa ini kerab terjadi, disaat harga karet memuncak.SURI(30/1 0) mei suseno rw 12e
@ mei suseno rw 12e, 24 Juli 2010 | 19:12:50 WIB semoga petani karet terus naik ekonominya........ harga karet juga harus naik ato paling tidak bisa stabil...... ries
@ ries, 18 Agustus 2010 | 16:33:18 WIB harga karet di tingkat tengkulak didesa kami rp12500 berapa ya harga asli dari pabrik,,,????? donri
@ donri, 25 Oktober 2010 | 21:26:17 WIB karna di Desa Sikebau Jaya jalannya hampir 100% rusak parah.... mungkin itu penyebab harga karet turun draktis. hapan warga kepada pemerintah agar di perhatikan desa tersebut.... apa lagi sarana ptansportasi , dan listrik dapa umumnya. terikasih agent
@ agent, 22 November 2010 | 13:49:15 WIB walaupun harga karet berkisar 15rb-15rb, tetapai para gent seilincah/jambi membelinya dengan harga: 22 rb-25 rb. pembelian itu semata-mata untuk mendongkrak perekonomian para petani yang selama ini kita meliahat beberapa kurun waktu komoditi ini melemah.
mungki n dengan pendongkra-kan pembelian para agent selincah dapat mendongkrak juga para petani mengurus lahan karetnya lebih insentif da moell
@ da moell, 24 November 2010 | 18:59:15 WIB harga karet di muaro sijunjung variasi 13,000 -16,000,kami senang dng harga yg terus naik,,kemungkinan bisa naik,atw minimal stabil
jikesuma
@ jikesuma, 27 November 2010 | 13:00:02 WIB dipabrik di riau rata-rata beli karet 18rb/kg,,,tertangg al 24 nov 2010 michael waruwu
@ michael waruwu, 30 November 2010 | 22:12:07 WIB saya sebagai petani, sedikit saya mau tanya tentang harga ketah karet pada setip pekan tidak menentu.kadang naik dan kadang turun.mengapa terjadi demikian?
Isi Komentar :