Di Bengkalis Minyak Tanah Mulai Menghilang
Jumat, 30 Juli 2010 - 06:59:25 WIB
BENGKALIS,METRORIAU.COM - Sejak dua hari lalu, BBM jenis minyak tanah dirasakan mulai langka di sejumlah pengecer di Kota Bengkalis dan sekitarnya. Bahkan hampir sebagian besar kios-kios maupun kedai-kedai kecil di dalam Kota Bengkalis dan sekitarnya, mengaku tidak menjual minyak tanah karena telah habis.
Seperti diceritakan Junita, salah seorang ibu rumah tangga di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis, Kamis (29/7) kemarin. Dirinya mengaku telah berusaha mencari minyak tanah di sejumlah pengecer. Namun hasilnya sejumlah pedagang didapati telah tidak menjualnya, karena alasan minyak tanah telah habis. Kondisi ini membuat ibu satu anak ini risau. Apalagi minyak tanah merupakan keperluan untuk memasak dengan menggunakan kompor minyak tanah.
''Tidak tahu apa penyebabnya sehingga minyak tanah beberapa hari ini langka dan susah untuk didapatkan. Sebagai ibu rumah tangga tentunya saya sangat risau, karena untuk memasak kita memerlukan minyak tanah untuk menyalakan kompor. Kondisi ini juga tentunya turut dirasakan oleh sebagian besar ibu-ibu rumah tangga lainnya yang menggunakan kompor minyak tanah sebagai sarana untuk memasak makanan,'' kata Junita.
Junita mengaku, sejak terjadinya kasus kebakaran di berbagai daerah akibat meledaknya tabung gas, membuat dirinya dan beberapa ibu-ibu rumah tangga lainnya khawatir jika menggunakan tabung gas untuk menyalakan kompor saat memasak. Kekhawatiran ini dinilai sangat beralasan, karena berbagai kecelakaan sering kali terjadi akibat penggunaan kompor gas.
''Sejak banyak kasus kebakaran akibat penggunaan kompor gas, hampir sebagian ibu-ibu rumah tangga takut memakai kompor gas. Bahkan tak jarang diantara mereka yang sudah beralih dari kompor gas kepada kompor minyak tanah untuk memasak. Barangkali akibat besarnya pemakaian minyak tanah, sehingga minyak tanah ini menjadi langka,'' katanya lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan Indra. Warga Desa Senggoro Kecamatan Bengkalis ini juga mengatakan jika sejak beberapa hari ini minyak tanah yang harga perliternya Rp3500 ini mulai menghilang. Untung saja minyak tanah yang dibelinya beberapa hari lalu masih tersisa, sehingga masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga.
Salah seorang agen penjualan minyak tanah di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis, Alizar saat ditemui kemarin mengatakan, minyak tanah memang telah habis terjual sejak beberapa hari lalu. Kemungkinan besar pihaknya kembali akan menerima jatah minyak tanah seminggu lagi. Kendati demikian katanya, di sejumlah pangkalan masih menjual, dan segera didistribusikan ke tingkat pengecer.
''Kalau di tingkat pengecer, memang benar jika minyak tanah telah habis. Namun di pangkalan tetap ada. Untuk mendapatkannya, ya kita harus pesan dulu,'' katanya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum dari Disperindag Bengkalis, bahwa kuota minyak tanah untuk pulau bengalis (Kecamatan Bengkalis dan Bantan), perbulannya sebanyak 365 kilo liter (kl). Kuota ini kemudian disalurkan oleh dua agen minyak tanah (AMT), yakni PT Dara Jingga sebanyak 250 Kl dan Indonas Siak Sejahtera sebanyak 115 Kl. Dengan kuota ini, diyakini telah mencukupi kebutuhan bagi masyarakat. Namun disebabkan sebagian ibu-ibu rumah tangga ada yang mengalihkan penggunaan kompor gas kepada minyak tanah, disinyalir menjadi salah satu penyebab minyak tanah di tingkat pengecer menjadi cepat habis terjual.(Zul)
(303) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :