Warga Kampar Diminta Selektif Membeli Daging
Kamis, 02 September 2010 - 17:05:06 WIB
BANGKINANG,METRORIAU.COM - Selama puasa dan memasuki Idul Fitri 1431 H kebutuhan daging selalu meningkat dibanding hari biasa. Karena itu, masyarakat diminta supaya lebih selektif dan hati-hati dalam membeli daging.
''Kita minta warga supaya lebih hati-hati membeli daging di pasar. Sebab berdasarkan informasi yang beredar diberbagai daerah ditemukan kasus daging gelonggongan yang merupakan impor dari India yang disinyalir memiliki penyakit mulut dan kuku, sehingga dapat membahayakan kesehatan. Disamping itu ada juga isu yang berkembang daging bercampur air dan hewan yang tidak dipotong serta bercampur formalin. Namun untuk Kampar belum ditemukan kasus diatas,'' kata Kadis Peternakan Kampar melalui Kabid keswan Drh Najib Bachtiar didampingi Drh Deyus Herman, Kamis (2/9)
Dijelaskannya, hingga saat ini di Kabupaten Kampar belum ditemukan penyakit hewan yang membahayakan kesehatan. Dinas Peternakan sendiri setiap hari meneliti ke pasar-pasar untuk mencek kondisi daging yang dijual pedagang di pasar.
Selain itu, Dinas Peternakan juga menugaskan petugas kesehatan hewan untuk melihat perkembangan kesehatan hewan setiap hari. ''Bagi masyarakat bila ada menemukan penyakit hewan yang mencurigakan supaya segera melapor ke petugas atau melalui kepala desa untuk selanjutnya kepala desa menghubungi petugas kesehatan hewan lapangan. Karena petugas lapangan sudah dibekali dengan alat rapit test yang berfungsi untuk mendeteksi penyakit hewan dalam waktu cepat,'' kata Najib.
Dinas Peternakan juga mengingatkan kepada Petugas Peternakan Lapangan (PPL) agar meningkatkan pengawasan mengenai peredaran produk pangan asal hewan dan hasil olahannya. Hal ini juga sejalan dengan surat Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau perihal peningkatan pengawasan peredaran produk pangan asal hewan dan hasil olahannya.(Hermansyah)
(239) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :