Riau Wilayah Transit Peredaran Narkoba Internasional
Rabu, 16 Juni 2010 - 16:36:46 WIB
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Provinsi Riau saat ini menjadi incaran utama sebagai wilayah transit perdagangan narkoba bertaraf internasional.Oleh sebab itu aparat kepolisian dan beacukai disemua pelabuhan di Provinsi Riau diminta meningkatkan pengawasan.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur Riau yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Provinsi Riau (BNP) HR Mambang Mit kepada metroriau.com usai acara orientasi Lurah dan Kades se Riau di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru Rabu (16/6).
Menurut Mambang, provinsi Riau saat ini menjadi tujuan utama perlintasan jaringan perdagangan gelap Narkoba dari Malaysia dan Singapura, hal ini dapat dibuktikan dengan beberapa kali tertangkapnya jaringan peredaran narkoba di Dumai.
''Kita harus bisa mendeteksi jaringan pengedar narkoba ini, mulai dari produksi, penyalur dan pemakai yang menjadi satu jaringan ini. Karena Riau saat ini sudah menjadi wilayah transit dan perlintasan perdagangan narkoba yang sangat strategis,''ungkap Mambang.
Mambang meminta aparat kepolisian dan beacukai diperairan dan darat untuk memperketat pengawasan pergerakan orang dan barang disetiap wilayah transit, karena peluang untuk peredaran narkoba di Riau cukup besar.
Karena Mambang menilai peningkatan peredaran narkoba dan kasus penyalahgunaan narkoba di Riau setiap tahun terus mengalami peningkatan, bahakan sudah merambah ke pedesaan.
Selain kepada jajaran aparat kepolisian dan beacukai, Mambang juga berpesan kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah untuk ikut andil dalam mematahkan peredaran narkoba diwilayah mereka masing-masing.
''Untuk menekan angka peredaran dan jaringan narkoba di Riau diperlukan kerjasama antara aparat kepolisian dan aparat pemerintahan paling rendah yakni aparat desa dan lurah,''ujarnya.(Dianalhadi)
(439) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :