Toko Parang Mas Dibobol, Rugi 29 Juta
Senin, 12 Juli 2010 - 16:58:15 WIB
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Malam Perhelatan Piala Dunia dimamfaatkan bagi pelaku maling untuk melakukan aksinya membongkar Toko Parang Mas Sejahtera Jalan Siak II Payung Sekaki, Senin (12/7) dini hari. Sehingga pelaku berhasil membawa uang tunai sebanyak Rp 29 juta.
Pelaku masuk dari pintu belakang. Mereka membuka terali besi jendela dengan menghantam pakai kayu balok ukuran 6x12 centimeter sepanjang satu meter.
Peristiwa ini pertama diketahui oleh beberapa karyawan sekitar pukul 08.00 wib. setelah melihat kertas catatan semacam faktur kwitansi dan lain lain telah berserakkan dilantai dari meja kasir.
Saat melihat pintu ruangan kantor toko sudah terbuka sedikit. Dengan keingin tahuan tinggi mereka masuk dan melihat laci meja menejernya sudah terbuka.
''Kami tahu didalam laci ada uang sebanyak Rp 29 juta kemarin. Makanya kami ingin melihat laci meja setelah pintu yang sebelumnya dikunci sekarang terbuka,'' kata Wisna (45) salah satu karyawan Toko Parang Mas.
Tidak puas melihat ruangan kantor, Wisna bersama karyawan lain menapaki jejak pelaku. Ternyata pelaku masuk dari jendela belakang dengan cara memecahkan kaca jendela dan menbuka terali besi dengan menghantam memakai kayu balok.
Sebelumnya wisna mengatakan tidak ada mengira toko yang tidak ada penghuuninya tersebut akan dibbobol maling. Sebab pintu depan tidak ada rusak sedikitpun.
Namun saat ia bersama kawan kawan masuk juga tidak ada menandakan terjadi apa-apa. Tapi setelah sampai di ruangan dalam tepatnya sidepan kantor atau didepan meja kasir, baru ia melihat kertas berserakan.
Tidak lama kemudian Manajer Toko parang mas Andre datang ke Tempat Kejadian perkara (TKP). Melihat tokonya telah dibobol maling, Andre segera menghubungi Polsek Payung Sekaki, untuk melaporkan kejadian yang menimpa tempat usahanya yang bergerak di bidang spertpak kendaran bermotor.
Polisi bersama tim identifikasi segera turun memeriksa dan mempelaji kronologis pelaku di TKP. Semua barang bukti dan sidik jari dikumpulkan untuk dilakukan penyelidikan.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Akmaluddin Yusuf melalui Kanit Reskrim Iptu Sarmidon mengatakan, mengungkap kasus ini polisi akabn memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan. Sementara Polisi diturunkan kelapangan melacak pelaku.
Sarmidon menjelaskan dilihat dari cara kerja pelaku didalam toko, diperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Mereka mulai beraksi di duga dini hari.
''Untuk sementara beberapa karyawan akan kita periksa untuk dimintai keterangan. Barang bukti dan sidik jari akan dipelajari, supaya polisi mendapat petunjuk untuk menangkap pelaku,'' jelasnya. (Indrajaya)
(185) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :