Kapal Bermuatan 340 Ton Pupuk
Dihantam Gelombang, 8 ABKKM Musdafilah Selamat
Kamis, 22 Juli 2010 - 18:34:00 WIB
BENGKALIS, METRORIAU.COM - Sebanyak delapan Anak Buah Kapal KM Musdalifa, pengangkut pupuk organik yang tenggelam di perairan Tanjung Medang, Rupat, Kabupaten Bengkalis berhasil diselamatkan. Para kru kapal yang berlayar dari Malaysia ini diselamatkan oleh kapal para nelayan setempat.
"Akhirnya sekitar pukul 08.00 Wib (21/7), pada posisi 1,5 mil dari bibir pantai Tanjung Medang, KM Musdalifa dan seluruh muatannya tenggelam. Sedangkan 8 orang kru kapal berhasil diselamatkan," ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Marudut Hutabarat didampingi Kasatpol Air, AKP Wilson Butarbutar ditemui, Kamis (22/7)
Menurut Kapolres, kapal bermuatan 340 ton pupuk jenis Super White Clay (SPC), yang diangkut pelabuhan Port Kelang Malaysia tujuan Dumai tersebut, tenggelam setelah mengalami kebocoran pada bagian lambung bawah.
"Dari pemeriksaan surat menyurat yang berhasil diselamatkan oleh kru kapal, muatan yang diangkut oleh KM Musdalifa ini legal," ujar Kapolres.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolres Bengkalis, KM Musdalifa tersebut, berangkat dari pelabuhan Port Klang Melaysia, (20/7) lalu menuju pelabuhan BKR Dumai. KM Musdalifa II tersebut mengangkut 340 ton pupuk SPC milik PT BKR.
Saat berangkat dari pelabuhan Port Klang, kondisi cuaca dalam keadaan baik. Namun saat berada di perairan internasional, mereka dihantam gelombang besar. "Cuaca menjadi sangat buruk, kapal dihantam badai dan ombak tinggi," ujar Cito didampingi KKM Jasri.
Sekitar pukul 02.00 Wib, atau sekitar 10 jam dari keberangkatan, Kepala Kamar Mesin (KKM), Jasri melihat kapal bocor dan air mulai masuk ke dalam lambung kapal. Jasri langsung memberitahukan hal tersebut kepada Nakhoda. Akhirnya nakhoda mengambil inisiatif mengarahkan kapal ke pulau terdekat, yakni Tanjung Medang, Rupat. (Zulkarnain)
(189) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :