Dua Jambret Nyaris Tewas Dihakimi Warga
Jumat, 03 September 2010 - 10:30:05 WIB
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Aksi nekat dua pelaku jambret justru membawa petaka. Keduanya nyaris tewas dihakimi massa yang emosi karena menjambret tas milik Sari (22) warga Jalan Srikandi Kecamatan Tampan, Rabu (1/9) sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban dijambret saat pulang berbelanja dengan orang tuanya dari Mall SKA Pekanbaru. Sesampai di Jembatan Srikandi, tiba-tiba korban dipepet oleh sepeda motor Yamaha pelaku. Dengan cepat, tas korban dirampas dan dibawa kabur.
''Tiba-tiba pelaku menjambret tas saya yang berisi uang Rp5 juta, dua unit handphone dan surat-surat penting,'' ujar korban saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak terima hartanya dibawa kabur, korban mencoba mengejar pelaku. Akhirnya, korban menemukan pelaku di Jalan Delima. Saat itu juga korban menendang motor pelaku hingga terjungkal ke jalan.
Tanpa buang waktu, korban langsung merebut kembali tas miliknya sambil berteriak minta tolong. Teriakan korban didengar warga sekitar.
Warga datang mengejar dan menghakimi pelaku. Akibatnya, kepala pelaku mengeluarkan darah segar. Dalam keadaan kritis, korban akhirnya diamankan anggota tim Opsnal Polsekta Tampan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Kartini, Pekanbaru.
Sesampai di rumah sakit baru diketahui identitas pelaku yakni Dani dan Iwan, warga Purwodadi Panam,Kecamatan Tampan.
Kapolsekta Tampan, AKP Hadrian Pratama SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. ''Saat ini kedua pelaku menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah sehat mereka akan dimintai keterangan dan ditahan,'' tutur Hadrian, Kamis (2/9).
Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi. "Barang bukti dibawa ke Mapolsek Tampan," tukas Hadrian. (Anhar)
(197) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :