| Mobile | ePAPER | RSS | Cetak
 
Hukrim
BREAKING NEWS :
PWI Riau Gelar Lomba Karaoke Antar Wartawan
Sabtu, 11 Februari 2012
 
Maling Bobol Enam Rumah Warga di Babussalam
Jumat, 03 September 2010 - 16:01:54 WIB

RAMBAH,METRORIAU.COM - Sejak tiga pekan terakhir ini,sudah sekitar 6 rumah warga di Desa Babussalam Kecamatan Rambah jadi korban pembobolan maling.Bahkan,barang berharga seperti uang tunai dan HP milik warga juga ikut lenyap disikat maling,dan sampai kini pelakunya belum tertangkap.

Pada Kamis (2/9) sekitar pukul 19.00 Wib rumah milik Ijul alias Ajo pedagang Sate di RT 01 RW 01 Desa Babussalam,kembali jadi korban kemalingan.Kali ini,uang tunai Rp2 juta lenyap disikat maling,yang masuk ke rumah lewat kamar mandi.

Menurut pengakuan ketua RT 01 Mas Anto mengatakan,malam itu Ijul seperti biasa berdagang sate keliling.Namun malam itu isteri Ijul,Imar berada di rumah sedang nonton TV.Namun pada saat asyik nonton,terdengar seperti suara kuali terjatuh dari arah dapur.Sontak,membuat Imar mendatangi arah suara tersebut.

''Diketahui saat ke dapur,ditemukan pintu dapur sudah terbuka.Kemudian sempat melihat sosok pria yang tidak dikenal di arah gelap langsung kabur ke arah belakang rumah.Setelah dilihat ke arah kamar,pintu lemari sudah terbuka,dan uang tunai Rp2 juta yang disimpan Imar dalam dompet sudah raib,''terang Anto.

Bahkan diakui Ketua RT,warga yang mendapat informasi Imar rumahnya kemalingan,langung melakukan pengejaran pelaku yang kabur ke arah kawasan semak belukar di belakang rumahnya.Namun,pelaku tidak berhasil ditemukan,walaupun sudah dicari ke berbagai arah.

Dari penelusuran yang dilakukan,ternyata bukan hanya rumah Ijul yang jadi korban kemalingan.Dua pekan sebelumnya,toko serba 6000 di tepi jalan Tuanku Tambusai,juga dibobol maling.Dua unit HP dan mesin penghitung uang disikat,namun uang penghitung uang berhasil ditemukan di rumah kosong sekitar 50 meter dari toko korban.

Bukan itu saja,salah satu warnet yang berdekatan toko serba 6000,juga dibobol maling.Uang tunai Rp10 juta yang disimpan pemilik warnet ikut disikat.Termasuk pedagang bakso disimpang Supra,juga dimasukin maling,bahkan maling ikut mengondol uang di kotak infaq.Termasuk rumah Herman warga tepi Batang Lubuh,juga dimasukin maling namun tidak berhasil membawa barang berharga,termasuk rumah seorang warga lainnya namun maling juga tidak berhasil menemukan barang berharga.

''Kita minta,agar maling bisa ditangkap.Karena sudah meresahkan sekali,apalagi saat ini kita was-was bila meninggalkan rumah keadaan kosong.Biasanya jadi target maling,saat kita pergi Shalat Tarawih maupun ke rumah keluarga.Bahkan maling tersebut,masuk jam berapa saja,saat pemilik tidak ada.Kita harapkan,polisi menyiagakan anggota patroli ke Babussalam setuap harinya,agar masyarakat tentram,''harap Herman yang rumahnya jadi korban pembololan maling. (Hendra)

(233) Dibaca - (0) Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

 
 
 
  Berita Anda [ Kirim ]
Kampanye Aids Dalam Rangka Peringat...
Demo Warga Perumahan Parist Athaya ...
Korban tsunami mentawai...
Potensi Bahaya dari Jaringan Pipa G...
kepala desa yang sedang dicari masy...
 
Redaksi | SMS Iklan | Disclaimer | Space Iklan Cetak : METRO RIAU - Berwawasan dan Berkepribadian
  Copyright © 2010 by metroriau.com. All Rights Reserved