Pengamanan Lebaran
Kapolda: Pelaku Incar Tempat Transaksi
Senin, 06 September 2010 - 13:32:23 WIB
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husein menegaskan aksi para pelaku kejahatan banyak mengincar tempat traksasi uang. Tempat transaksi tersebut harus diwaspadai oleh personil Operasi Ketupat Siak 2010.
Dikatakan Suedi, tempat transaksi tersebut meliputi bank, ATM, money changer, toko emas.
''Tempat-tempat itu perlu diwaspadai oleh masyarakat," ujar Suedi pada metro riau.com, Sabtu (4/9) saat buka puasa bersama di kediamannya.
Menurut Suedi, ruang gerak pelaku kejahatan harus dipersempit di tempat transaksi. Dengan begitu, aksi mereka akan sulit dilakukan. ''Ruang gerak pelaku harus dipersempit,'' tegasnya.
Masyarakat, ungkap Suedi tidak boleh lengah saat berada di tempat transaksi dan pusat keramaian lainnya. Jika ada gerak-gerik mencurigakan, diminta segera melapor ke posko keamanan terdekat.
''Di setiap pos juga dipasang nomor-nomor yang bisa dihubungi. Jika warga tak bisa langsung datang ke posko, cukup menelpon nomor tersebut dan polisi akan bergerak,'' tutur Suedi.
Untuk pengamanan, Suedi menyebutkan anggota polisi selalu stand by di posko yang telah ditentukan. Masing-masing posko menempatkan anggota polisi sesuai kebutuhan.
''Biasanya setiap pos menempatkan 8 orang polisi. Namun untuk posko yang lebih besar ditempatkan 12 polisi dibantu instansi terkait. Jadi masyarakat jangan sungkan meminta bantuan jika ada kejahatan,'' tutur Suedi.
Ditegaskan Suedi, ia tidak ingin ada masyarakat dan polisi yang terluka oleh aksi yang dilakukan pelaku kejahatan. Untuk itu, pihaknya melakukan pelatihan terhadap anggota yang ditugaskan melakukan pengamanan.
''Kita sudah melakukan pelatihan personil pengamanan. Termasuk terhadap penembak jitu (sniper) yang didatangkan dari satuan Brimobda Riau,'' tukas Suedi.(Linda)
(111) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :