Abrasi Pantai Jadi Perhatian Khusus Dewan
Selasa, 04 Mei 2010 - 18:09:07 WIB
SELATPANJANG, METRORIAU.COM - Masalah abrasi pantai akan menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Jika masalah itu tidak segera diprioritaskan, dikhawatirkan bisa mengancam luas daratan daerah kepulauan ini.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg kepada metroriau.com, menjelaskan, berbagai program dan upaya dalam mengatasi abrasi pantai itu, akan mendapat perhatian juga dukungan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti,
"Sudah berkilo meter luas daratan di Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama di Pulau Rangsang, yang hilang menjadi lautan. Kondisi tersebut harus segera menjadi perhatian seluruh stake holder di Kepulauan Meranti, karena akan mengancam luas daratan daerah," ungkapnya.
Kondisi itu, kata Hafizoh, dapat dilihat di sejumlah Desa pesisir pulau Rangsang, yang wilayahnya berhadapan langsung dengan Laut Selat Malaka. Dimana, sudah banyak pemukiman penduduk harus dipindah lebih jauh ke darat, bahkan ada yang jatuh ke laut,
"Tidak hanya ancaman terhadap pemukiman penduduk. Ribuan hektar perkebunan masyarakat juga menjadi korban hantaman ombak selat malaka. Dimusim air laut pasang tinggi, banyak sawah dan perkebunan masyarakat yang rusak, dan tidak dapat menghasilkan bagi kebutuhan perekonomian hidup mereka," kata Hafizoh.
Ia prihatin, sejauh ini belum ada program konkrit pemerintah dalam mengatasi permasalahan itu. Namun Hafizoh juga mengakui, bahwa peran serta juga inisiatif masyarakat setempat, sangat diperlukan dalam menekan ancaman abrasi pantai tersebut,
"Kita berharap ini dapat menjadi perhatian serius semua pihak. Terutama Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Dimana penanganan masalah ini perlu melibatkan peran masyarakat setempat, juga perlu mendapat pengawasan yang baik, agar manfaatnya dapat dicapai sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya. (Susanto)
(314) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :