Kinerja Puskesmas di Rohul Bakal Dievaluasi
Kamis, 15 Juli 2010 - 15:54:13 WIB
PASIR PENGARAIAN,METRORIAU.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),segera melakukan evaluasi kinerja seluruh puskesmas di Rohul.Evaluasi itu imbas aksi ratusan warga Desa Tandun Kecamatan Tandun,Rabu (14/7) pukul 09.00 Wib,yang meminta Kepala Puskesmas Tandun I Dr Yezi dan sopirnya diganti,hal itu dipicu karena masyarakat tidak mendapat layanan baik dari puskesmas.
Kadiskes Rohul,dr Wildan Asfan Hasibuan M.Kes, kepada metroriau.com, Kamis (15/7) mengatakan,evaluasi kinerja di seluruh puskesmas yang akan dilakukan, agar kedepannya tidak lagi terjadi permasalahan seperti di Puskesmas Tandun I.
Namun diakui Wildan,permasalahan terjadi pada sopir abulance.Dimana baru diketahui,sopir ambulance yang selama ini tinggal di puskesmas,namun sejak 1 bulan terakhir tinggal di rumah mertuanya di Desa Lubuk Bendahara dan bekerja bolak-balik ke Puskesmas Tandun.Sopir tersebut,baru menikah kemudian tinggal di rumah mertuanya,sehingga saat dibutuhkan warga sopir tidak berada di tempat karena saat peristiwa hari masih pagi.
''Tapi imbasnya,warga menuntut kepala puskesmas diberhentikan.Karena masyarakat beranggapan Kepala puskesmas yang bertanggungjawab.Tapi jelasnya, dengan adanya aksi masyarakat ini jadi perhatian kita,dan kita akan melakukan evaluasi diseluruh puskesmas di Rohul,''terang Wildan.
Bahkan secara tegas,kadiskes juga menyatakan akan mengganti sopir ambulance tersebut bila sopir tidak bisa atau tidak mau tinggal di kawasan Tandun.”Kita juga meminta tenaga medis termasuk sopir ambulance yang puskesmasnya berada di jalan lintas,harus berada tinggal disana sehingga bila ada kejadian bisa setiap saat melayani masyarakat,”jelas Wildan.
Masyarakat yang melakukan aksi ke Puskesmas Tandun I,juga sudah menyampaikan surat ke Kadiskes Rohul,yang meminta agar permasalahan yang menimpa masyarakat tidak terjadi puskesmas-puskesmas di Rohul.
Aksi ratusan warga Dusun Sumber Jaya, Desa Tandun Kecamatan Tandun,dipicu setelah seorang warga Alan (45) yang mengalami kecelakaan parah,namun saat dibawa ke Puskesmas Tandun I tidak mendapatkan layanan dari puskesmas hingga akhirnya korban meninggal dunia.
Aksi damai masyarakat sempat dengan membawa poster yang berisi tulisan meminta Kepala Puskesmas Dr Yezi dan supirnya segera diganti. Dimana Alan warga yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Tandun-kabun,Selasa (13/7) pukul 06.00 Wib,jaraknya sekitar 1 kilometer dari Puskesmas Tandun I namun akhirnya tewas mengenaskan,tanpa mendapatkan pertolongan dari pihak Puskesmas Tandun I.
Bahkan dalam aksi warga kemarin, warga merasa tidak puas dengan pelayanan Puskesmas Tandun. Apalagi, dengan adanya dugaan membeda-bedakan pasien dan tidak cepat tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak mampu.(Hendra)
(245) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :