BAGANSIAPIAPI,METRORIAU.COM - Annas Maamun akhirnya secara resmi mendaftar sebagai Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Pemilukada Rohil 2011 mendatang. Annas Maamun yang juga masih menjabat Bupati Rohil itu mendaftar resmi, di Kantor Sekretariat DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Rohil, Jumat (3/9) sore.
''Saya sudah dua kali mencoba bergabung bersama PDI-P, tetapi selalu gagal dalam penjaringan. Namun sebagai warga negara Indonesia yang baik, tidak salah saya ikut mendaftar di PDI-P,'' ujar H Annas Maamun.
Dikatakannya, penjaringan yang dilakukan PDI-P merupakan kesempatan bagus, khususnya bagi calon-calon kepala daerah yang memilki niat serta kemauan untuk bergabung bersama PDIP dalam pemilihan bupati/wakil bupati Kabupaten Rohil 2011 mendatang.
Sedangkan mengenai pencalonannya, Annas sudah melakukan deal-deal politik untuk mengkompromikan pasangan wakil calon bupati yang memliki performence dan memiliki loyalitas tinggi terhadap perkembangan Rohil sendiri.
''Menyangkut koalisi, Golkar bersama PDI-P, sejauh ini sudah 80 persen lebih. Kita bersama PDI-P sudah kompromi, menyangkut kapasitas calon yang diusung, seyogyanya mendapatkan dukungan semua suku yang ada di Kabupaten Rohil,'' sebutnya.
Selain H Annas Maamun, sore itu juga diramaikan oleh calon lain yang ikut mendaftar seperti, H Suyatno yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Rohil. ''Mengenai pasangan calon Bupati, diserahkan kepada partai,'' ungkap Suyatno.
Turut ikut mencalon juga di PDI-P adalah Tabrani Maamun, adik kandung H Annas Maamun. Sedangkan calon wakil bupati juga ada H Damiri dan H Amiruddin yang keduanya saat ini masih sebagai PNS serta H Tatang Hartono. (Zaini)
(613) Dibaca - (5) Komentar :
rizal @ rizal, 08 September 2010 | 06:36:52 WIB bingung jadi bingung ...gila jadi lebih gila....pening //...jadi lebih pening...melihat cabup rokan hilir ini...
Ongah @ Ongah, 08 September 2010 | 13:10:17 WIB Terkadang, saya ni ketawa juga melihat tingkah polah masyarakat Rokan Hilir, tak terkecuali Bupati, Annas Maamun. Heran, apa yang nak dicari Annas Maamun, apa beliau ini nak mati saat masih menjabat bupati.
Harusnya, dengan umur yang sudah sangat uzur untuk seorang pejabat, beliau sadar untuk menyerahkan tongkat kepemimpinan Rohil ke yang lebih muda.
Pak Annas yang terhormat, agar Anda dikenang sebagai pemimpin yang baik, maka sebaiknya tidak usah memaksakan diri. Cukuplah sekali kita punya pemimpin -- maaf -- yang tidak sehat jasmani.
Pak Annas, bapak harus sadar bahwa Anda saat ini sedang dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pendukung, padahal sebenarnya mereka hanyalah orang-orang yang akan mengantarkan Anda ke penjara. Berhati-hatilah... !
saya anak bagan besar dibagan berpendidikan @ saya anak bagan besar dibagan berpendidikan, 16 September 2010 | 13:07:59 WIB tak ado ko do..annas gelombung, rakyat sengsara..rezim klwarga berlaku.. pegawai menjerit, putra daerah tk terpakai. formasi pns asal2an, anak bagan yg kuliah tinggi percuma punya gelar sarjana, tamatan sma yg dibantu, krn sodara mara annas bnyak yg cuma tamat sma. bodoh.. yg ada pejabat2 dibagan diisi orang luar, krn anak daerah golongannya rendah. proyek2 semuanya diatur klwarga annas, rakyat biasa jng berharap maen proyek kalo tidak setor duit duluan. fuck u annas
budi @ budi, 26 September 2010 | 13:37:35 WIB sy rasa utk suara trbesar adlah dr kec.bgn sinembah,jd klw paktua itu ingin duduk lg? sy rasa udh ga' ad kpercayaan lg buat dia.apalagi Suyatno hmmm...tak'ak an bs duduk.
Iwan>>>> @ Iwan>>>>, 13 Oktober 2010 | 23:44:55 WIB Cabub Rohil,terbuka untuk warga rohil,ayo buruan menyumbang uang,biar masyarakat dapat duit>>>