Sensus Penduduk atau Mendata Rumah
Minggu, 02 Mei 2010 - 17:09:42 WIB
Kemarin Sensus penduduk dimulai di Pekanbaru. Namun, saya masih
mempertanyakan, sensus yang kita lakukan apakah mendata rumah, ataukah
mendata jumlah penghuninya. Sebab, yang terjadi di tempat saya, Minggu (02-04-2010), justru para petugasnya hanya menempelkan striker, tampa menanyakan jumlah penghuninya.
Sensus itu memang penting untuk mengetahui jumlah penduduk yang sebenarnya. Hanya saja, Sensus ini tidak akan berhasil, apabila para petugas Sensus di lapangan tidak memahami tugasnya. Sebab, petugas itu harus mendata jumlah penghuni rumah, bukan hanya mencatat rumah, dan kemudian mengira-ngira jumlah penghuninya, seperti yang terjadi di tempat di Jalan Purwodadi.
Sensus yang dilakukan dua orang petugas (keduanya perempuan), ternyata tidak seperti yang saya bayangkan, seperti menanyakan jumlah penghuni rumah. Sebab, yang terjadi mereka ternyata hanya menempel stiker di jendela, atau dipagar. Lantas mereka mencatat (saya tidak tahu apa yang mereka catat).
Jika cara kerja dilakukan oleh semua petugas Sensus, sudah bisa dipastikan data yang diperoleh oleh Badan Pusat Statistis (BPS) tidak akan pernah valid. Karena petugas yang mereka turunkan tidak bekerja sesuai dengan fungsi, yakni mendata jumlah penduduk. Jadi tak heran, data yang dilansir BPS selama ini, tidak pernah sesuai dengan fakta di lapangan.
Untuk itu, saya menyarankan kepada BPS untuk menjelaskan kepada petugasnya tentang tugas pokoknya tersebut.
Putra
Purwodadi, Panam, Pekanbaru
Putra
Pekanbaru
Purwodadi, Panam
-
-