| Mobile | ePAPER | RSS | Cetak
 
Teknologi
BREAKING NEWS :
Bupati Meranti Defenitif Resmi Dilantik
Sabtu, 31 Juli 2010
 
Google Diperbolehkan Hasilkan Energi Listrik Sendiri
Selasa, 23 Februari 2010 - 06:45:45 WIB

WASHINGTON - Perusahaan penyedia internet terbesar di Amerika, Google diperbolehkan untuk membangun pembangkit listrik sendiri untuk digunakan untuk memberikan pasokan listrik bagi data center mereka.

Komisi Regulator Energi di AS (FERC) telah memberikan persetujuan kepada Google untuk memiliki pasokan listrik sendiri. Namun dalam kesepakatan tersbeut, FERC mewanti-wanti Google untuk tidak menyalahgunakan kesepakatan tersebut.

Dengan kata lain, dilansir melalui Yahoo News, Senin (22/2/2010), Google tidak memiliki wewenang untuk menjual pasokan tersebut kepada perusahaan lain. Menanggapi hal tersebut, Google meyakini jika pasokan energi yang didapat hanya akan digunakan untuk kepentingan Google saja, bahkan sebagai energi cadagan.

Google merupakan satu di antara banyak perusahaan yang telah mendapatkan izin konsumsi listrik mandiri. Hal ini dilakukan sebagai langkah efisiensi energi, sekaligus mengurangi biaya pengeluaran untuk listrik setiap bulannya.

Hingga saat ini FERC telah memberikan izin kepada lebih dari 1.500 perusahaan, termasuk Alcoa, toko grosir Safeway, dan Walmart.

Menurut Departemen Energi Amerika, fasilitas IT dan telekomunikasi yang digunakan Google rata-rata membutuhkan sekira 120 miliar kilowatt listrik setiap tahun, atau menghabiskan sekira 3 persen dari total listrik yang dimiliki Amerika. (okz/paj)

(195) Dibaca - (0) Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

 
 
 
  Edisi Cetak More
Bima Sakti Luncurkan G-Mobile
PEKANBARU - PT Bimasakti Usindo Persada, anak perusahaan Global Teleshop Group, memperkenalkan G-Mobile, handphone brand lokal baru di Indonesia. Hari ...
 
Redaksi | SMS Iklan | Disclaimer | Space Iklan Cetak : METRO RIAU - Berwawasan dan Berkepribadian
  Copyright © 2010 by metroriau.com. All Rights Reserved
 
 
 
 
 
1