22 Zulhijjah 1442 H / Minggu, 1 Agustus 2021
Kasus Covid-19 Meningkat, Resepsi Pernikahan di Dumai Kembali Dilarang
dumai | Kamis, 22 Juli 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : Bambang
ilustrasi

DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Satgas Covid-19 Kota Dumai mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 03 Tahun 2021 tentang Peniadaan Rekomendasi Resepsi Pernikahan.

Surat edaran yang diterbitkan Pemko Dumai menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dan memperhatikan meningkatnya kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Dumai, dengan ini disampaikan agar meniadakan pemberian Rekomendasi Resepsi Pernikahan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian, yang diberikan hanya Rekomendasi Prosesi Pernikahan/Akad Nikah tanpa Resepsi.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai dr Syaipul, Rabu (21/7/2021).

Dalam surat edaran tersebut tertulis bahwa kegiatan prosesi pernikahan/akad nikah tanpa resepsi dapat dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA), rumah ibadah, rumah calon pengantin dan di tempat lainnya.

Kegiatan akad nikah yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama dihadiri oleh maksimal 10 orang.

Kegiatan prosesi pernikahan/akad nikah tanpa Resepsi yang dilaksanakan di rumah ibadah/rumah calon pengantin/tempat lainnya dihadiri oleh maksimal 30 orang yang terdiri dari keluarga inti/kerabat.

Protokol kesehatan kegiatan prosesi pernikahan/akad nikah tanpa Resepsi, sebagai berikut, pertama menyediakan petugas pengukur suhu tubuh di pintu masuk, bila suhu diatas 37,5 °C tidak dibenarkan memasuki tempat acara.

Semua yang mengikuti rangkaian acara wajib memakai masker dengan benar mulai dari penghulu, petugas pencatatan nikah, pengantin, saksi, wali nikah, serta keluarga dan kerabat yang menghadiri acara tersebut.

Penghulu, pengantin dan wali nikah juga diwajibkan memakai sarung tangan saat acara berlangsung.

Membuat pengaturan jarak antrian 1 meter antar keluarga atau kerabat yang hadir, dan sebelum memasuki tempat acara akad nikah, semua yang mengikuti rangkaian acara diwajibkan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer berbahan alcohol.

Selanjutnya melakukan disinfektan ruangan tempat acara prosesi/akad nikah sebelum dan sesudah acara berlangsung. Tidak menyediakan makan prasmanan/makan di tempat, dapat diganti dengan nasi kotak yang dibawa pulang.

Jam pelaksanaan kegiatan 09.00 - 12.00 WIB atau 13.00 - 16.00 WIB atau 19.00 - 22.00 WIB.

Rekomendasi Prosesi Akad Nikah dikeluarkan dengan Surat Pernyataan sesuai Protokol Kesehatan diatas, yang ditanda tangani diatas materai Rp.10.000 oleh perwakilan keluarga, yang diketahui oleh RT/LPMK dan disetujui oleh KUA/Pendeta, Camat, Kapolsek serta diberikan Rekomendasi oleh Satgas Covid-19 Kota Dumai.*

 




Artikel Terbaru
nasional, Sabtu, 31 Juli 2021
Positif COVID-19 di Tanah Air masih terud bertambah. Pada Sabtu,.

sportainment, Minggu, 1 Agustus 2021
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menyumbangkan medali bagi.

etalase, Minggu, 1 Agustus 2021
Industri 4.0 yang marak saat ini sangat erat kaitannya dengan.

pekanbaru, Sabtu, 31 Juli 2021
Vaksinator dari RSAU dr Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin berkolaborasi.

etalase, Sabtu, 31 Juli 2021
ibu hamil sudah dapat diperbolehkan vaksinasi.

dunia, Sabtu, 31 Juli 2021
Uji coba yang mencampurkan dosis pertama vaksin Sputnik V Rusia dan.

hukum, Minggu, 1 Agustus 2021
Pengacara kondang Razman Arif Nasution yang merupakan kuasa hukum.

pekanbaru, Sabtu, 31 Juli 2021
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Jumat (30/7/2021) meninjau vaksinasi.

etalase, Sabtu, 31 Juli 2021
Masyarakat yang mendiami 11 desa di Kabupaten Indragiri Hulu,.

bengkalis, Sabtu, 31 Juli 2021
Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan mengapung di Taman.

Otomotif