19 Jumadil Akhir 1443 H / Minggu, 23 Januari 2022
Pembelajaran Menggunakan Media Digital di Masa Pandemi | METRORIAU.COM

Jan 2022
23


Lasmiyati AMa.Pd SDN 19 Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis
Pembelajaran Menggunakan Media Digital di Masa Pandemi
opini | Selasa, 17 Agustus 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : wsl

Jika kita melihat kembali ke belakang beberapa tahun yang telah berlalu, banyak hal telah berubah. Transportasi, manufacturing, media, seluler, bahkan teknologi telah berubah begitu cepat. Namun, sangat disayangkan dunia pendidikan belum mampu mengikuti perkembangan perubahan di dunia nyata. Dunia berubah, maka cara mengajar pun semestinya berubah.

Pada saat ini, pandemi Covid-19 telah mengubah sistem pendidikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pembelajaran yang sebelumnya dilakukan dengan menggunakan metode tatap muka, sekarang sudah beralih menuju pembelajaran online. Siswa dan guru melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan media digital. 

Berubahnya sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh menjadi pro dan kontra baik dari sisi pendidik maupun peserta didik.  Tak dapat ditepis, awal masa pandemi adalah awal yang berat bagi kita semua. Pemerintah menutup berbagai akses layanan dan memerintahkan untuk menjalankan pembatasan sosial berskala sesar (PSBB). 

Tenaga pendidik dari semua jenjang usia harus bisa melebur diri untuk mengenal kemudahan dalam mengajar berbasis digital. Tenaga kependidikan menuntaskan dan merapikan urusan administrasi dengan bantuan media digital. Para peserta didik yang pada umumnya adalah generasi milineal semakin bersenyawa dengan kemahiran mereka menyelesaikan kegiatan dan tugas belajar berbasis digital. 

Hikmah ini menjadi langkah tidak terencana dan di luar dugaan sebagai upaya pengembangan keterampilan dan pengetahuan setiap unsur praktisi pendidikan relevan dengan zaman. Selain dampak positif tersebut, terlihat pula dampak negatif pada keterbatasan praktisi pendidikan dalam tanggap kondisi, kesiapan personal membutuhkan pendampingan bahkan pedoman khusus untuk memahami pembelajaran digital sebagai jalur pilihan dalam bekerja. 

Konten yang berbasis teknologi digital saat ini sudah menjadi bahan bakar siswa. Konten yang dinamis, melibatkan emosi siswa, senantiasa adaptif dan interaktif kini telah menjadi pilihan utama bagi siswa. Ceramah yang membosankan dan penugasan via WA semestinya sudah harus ditinggalkan. 

Para siswa lebih tertarik dengan ceramah yang berbalut presentasi dinamis dengan tayangan slide yang dinamis. Yang mana, ketika guru berceramah menggunakan alat bantu teknologi dengan konten yang membuat siswa menjadi tertarik baik itu dengan tata letak, slide yang dapat bergerak, tata warna, pencahayaan, dan sebagainya. 

Salah satu pembelajaran online yang menarik bagi siswa adalah pembelajaran menggunakan media digital. Apa itu pembelajaran media digital? Pembelajaran media digital adalah pembelajaran apa pun yang difasilitasi oleh teknologi atau dengan praktik pengajaran yang memanfaatkan teknologi secara efektif dan terbaik. Pembelajaran digital lebih dari sekadar menyediakan laptop atau HP bagi siswa. 

Pembelajaran digital membutuhkan kombinasi teknologi, konten digital, dan pengajaran. Teknologi merupakan sumber utama untuk menyampaikan konten dan memfasilitasi bagaimana konten harus diterima oleh siswa. Pengiriman konten dapat dilakukan dengan akses internet dan perangkat keras (seperti laptop, ponsel, iPad, smartphone, desktop). 
Konten digital merupakan materi yang dipelajari oleh siswa yang dikemas dalam perangkat lunak yang sifatnya adaptif maupun interaktif. Bukan termasuk konten digital manakala seorang guru menyajikan paparan materi menggunakan pdf, powerpoint yang sederhana, ataupun mengirim tugas via WA.

Pengajaran merupakan guru yang berperan memberikan fasilitas dalam pembimbingan konten digital secara individu atau kolektif. Teknologi sama sekali tidak menggantikan peran guru. Karena guru di sini memiliki peran bukan lagi sebagai pentransfer ilmu atau sumber ilmu satu-satunya, namun guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing. Mengarahkan siswa menggunakan teknologi tetap pada jalurnya.

Oleh karena itu, di masa pandemi ini semestinya guru lebih belajar lagi tentang pembelajaran digital. Guru punya lebih banyak waktu luang sehingga tidak ada alasan untuk enggan belajar. Ketika guru belajar tentang pembelajaran digital, bukan berarti harus menjadi expert (ahli). Namun, perubahan dari metode murni ceramah bisa tergantikan dengan memadukan konten digital dengan teknologi. 

Pada saat ini lah waktu yang justru tepat untuk belajar. Sebab ketika sudah ada pertemuan interaksi langsung dengan siswa, maka beban administrasi mengajar menjadi bertumpuk, sehingga halangan belajar menjadi lebih besar. *
 

Indeks Terbaru
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
Tinjau Vaksinasi Relawan Peduli, Kapolresta Ikut Disuntik Vaksin Booster
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
IKTS Bagikan Paket Imlek dan Angpao

etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Jasa Raharja Jamin Seluruh Warga Alami Kecelakaan di Traffic Light Muara Rapak Balikpapan
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
nasional, Jumat, 21 Januari 2022
Kasus Omicron di RI Capai 1.078, Terbanyak dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri
huawen, Jumat, 21 Januari 2022
Besok, Vaksinasi Booster di Mal Pekanbaru
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang

pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
11, 70 Persen Anak di Riau Sudah Divaksin Covid-19
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
kampar, Kamis, 20 Januari 2022
Pemkab Kampar Dukung Program Sekolah Penggerak
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Bus Rapi Barang Bukti Lakalantas Dilepas
inhu, Kamis, 20 Januari 2022
80,76 Persen Masyarakat Inhu Sudah Divaksinasi
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu
dunia, Kamis, 20 Januari 2022
Selama Sepekan, 18 Juta Kasus Tercatat di Seluruh Dunia
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Total 221 Jemaah Umroh Asal Riau Berangkat ke Arab Saudi
sportainment, Kamis, 20 Januari 2022
Liga Inggris, MU Kalahkan Brentford
pekanbaru, Rabu, 19 Januari 2022
PTM 100 Persen SD di Pekanbaru Tunggu Capaian Vaksinasi Anak
kampar, Rabu, 19 Januari 2022
DPPKBP3A Kampar Berharap Hak Perempuan dan Anak Terpenuhi
etalase, Rabu, 19 Januari 2022
Unri Optimalkan Pelaksanaan JKN-KIS di Lingkungan Kampus
inhu, Rabu, 19 Januari 2022
Wabup Inhu Minta Gali Potensi Daerah

Politik
Senin, 17 Januari 2022
DPD PAN Kampar Targetkan 9 Kursi
Sabtu, 15 Januari 2022
Kader Diharapkan Bekerja Maksimal Menuju Pemilu 2024
Kamis, 13 Januari 2022
Wacana Penundaan Pemilu Dinilai Tak Miliki Urgensi Jelas

Hukum
Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu

OTOMOTIF
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Mitsubishi Pajang New Xpander dan New Xpander Cross di Living World Pekanbaru
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Penjualan Mobil di Eropa Catat Rekor Terendah di 2021
otomotif, Minggu, 9 Januari 2022
Ini Mobil Terlaris Daihatsu di Desember 2021

OTOMOTIF

ZONA RIAU
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus

ETALASE
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series