19 Jumadil Akhir 1443 H / Minggu, 23 Januari 2022
Bagaimana Menjadikan Belajar Tidak Terlupakan | METRORIAU.COM

Jan 2022
23


Reni Maharani SPd. SD Negeri 26 Bantan Kabupaten Bengkalis
Bagaimana Menjadikan Belajar Tidak Terlupakan
opini | Selasa, 7 September 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : wsl

Guru merupakan sosok yang menjadi panutan bagi muridnya, begitulah filsafah yang sering kita dengar. Peranan guru sangat menentukan karena kedudukannya sebagai pemimpin pendidikan diantara murid-murid suatu kelas. 

Secara etimologi atau arti sempit guru yang berkewajiban mewujudkan suatu program kelas adalah orang yang kerjanya mengajar atau memberikan pelajaran di sekolah atau kelas. Sedangkan secara lebih luas guru berarti orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang ikut bertanggung jawab dalam membantu anak-anak untuk mencapai kedewasaan masing-masing dalam berpikir dan bertindak. 

Guru dalam pengertian terakhir bukan sekedar orang yang berdiri di depan kelas saja untuk menyampaikan materi dan pengetahuan tertentu. Akan tetap  guru juga merupakan anggota masyarakat yang harus ikut aktif dan berjiwa bebas serta kreatif dalam mengarahkan perkembangan anak didiknya menuju sebuah cita-cita luhur mereka. 

Untuk mencapai hal tersebut maka dibutuhkan keterampilan-keterampilan dasar seorang guru dalam mengajar.

Belajar bukan sekedar mentransfer ilmu dari guru kepada siswa. 

Belajar memerlukan keterlibatan mental dan fisik siswa sehingga adanya interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa yang memberikan pengaruh kepada hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa akan bertahan lama dan tidak akan terlupakan dalam jangka waktu lama jika pembelajaran dilakukan melalui kegiatan belajar aktif. 

Belajar aktif harus gesit, menyenangkan, bersemangat dan penuh gairah. Kegiatan belajar aktif tidak lepas dari peran seorang guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga pembelajaran bermakna dan mencapai tujuan pembelajaran. 

Dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran, setiap guru dituntut untuk memahami strategi pembelajaran yang akan diterapkannya. Seorang guru harus memikirkan strategi atau pendekatan mana yang akan digunakan dalam pembelajaran. 
Pemilihan strategi haruslah tepat yaitu sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi sehingga berdampak pada tingkat penguasaan siswa baik secara kognitif, psikomotorik dan afektif serta prestasi belajar siswa. 

Tujuan strategi pembelajaran yaitu menciptakan kondisi pembelajaran yang kondusif, menyenangkan, dinamis, dan sistematis sehingga siswa aktif mengikuti proses pembelajaran dan mudah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan secara efektif dan efisien. 

Proses pembelajaran dikatakan efektif, jika seorang guru mampu menyajikan materi pembelajaran dengan baik, efisien jika materi pembelajaran tersebut dipahami dan dikuasai oleh peserta didik secara maksimal hingga pembelajaran berakhir.

Kegiatan menutup pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk mengakhiri kegiatan inti pelajaran. Usaha menutup pelajaran tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajar mengajar. 

Usaha-usaha yang dapat dilakukan guru antara lain adalah merangkum kembali atau menyuruh siswa membuat ringkasan dan mengadakan evaluasi tentang materi pelajaran yang baru diberikan. Seperti halnya kegiatan membuka pelajaran, kegiatan menutup pelajaran ini harus dilakukan guru tidak saja pada akhir jam pelajaran tetapi juga pada akhir setiap penggal kegiatan dari inti pelajaran yang diberikan selama jam pelajaran itu.

Seperti halnya kegiatan membuka pelajaran, kegiatan menutup pelajaran juga tidak mencakup urut-urutan kegiatan rutin seperti memberi tugas di rumah, tetapi kegiatan yang ada kegiatan langsung dengan penyampaian materi pelajaran.

Melvin L. Silberman (248:2006) mengungkapkan ada banyak tindakan positif yan bisa kita ambil untuk menciptakan penutup mata pelajaran yang brmakana dan tidak terlupakan di antaranya: 

1. Strategi peninajauan kembali, yaitu membantu siswa mengingat apa yang telah mereka pelajari dan menguji pengetahuan dan kemampuan mereka.

2. Penilaian sendiri, yaitu membantu siswa menilai yang mereka ketahui dan yang dapat mereka kerjakan serta sikap yang mereka pegang.

3. Perencanaan masa depan, yaaitu membantu siswa mempertimbangkan apa yang akan mereka lakukan dalam menerapkan hal-hal yang telah mereka pelajari.

4. Ucapan perpisahan, yaitu membantu siswa mengenang pengalaman mereka bersama-sama  dan mengungkapkan apresiasi mereka.* 

Indeks Terbaru
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
Tinjau Vaksinasi Relawan Peduli, Kapolresta Ikut Disuntik Vaksin Booster
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
IKTS Bagikan Paket Imlek dan Angpao

etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Jasa Raharja Jamin Seluruh Warga Alami Kecelakaan di Traffic Light Muara Rapak Balikpapan
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
nasional, Jumat, 21 Januari 2022
Kasus Omicron di RI Capai 1.078, Terbanyak dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri
huawen, Jumat, 21 Januari 2022
Besok, Vaksinasi Booster di Mal Pekanbaru
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang

pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
11, 70 Persen Anak di Riau Sudah Divaksin Covid-19
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
kampar, Kamis, 20 Januari 2022
Pemkab Kampar Dukung Program Sekolah Penggerak
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Bus Rapi Barang Bukti Lakalantas Dilepas
inhu, Kamis, 20 Januari 2022
80,76 Persen Masyarakat Inhu Sudah Divaksinasi
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu
dunia, Kamis, 20 Januari 2022
Selama Sepekan, 18 Juta Kasus Tercatat di Seluruh Dunia
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Total 221 Jemaah Umroh Asal Riau Berangkat ke Arab Saudi
sportainment, Kamis, 20 Januari 2022
Liga Inggris, MU Kalahkan Brentford
pekanbaru, Rabu, 19 Januari 2022
PTM 100 Persen SD di Pekanbaru Tunggu Capaian Vaksinasi Anak
kampar, Rabu, 19 Januari 2022
DPPKBP3A Kampar Berharap Hak Perempuan dan Anak Terpenuhi
etalase, Rabu, 19 Januari 2022
Unri Optimalkan Pelaksanaan JKN-KIS di Lingkungan Kampus
inhu, Rabu, 19 Januari 2022
Wabup Inhu Minta Gali Potensi Daerah

Politik
Senin, 17 Januari 2022
DPD PAN Kampar Targetkan 9 Kursi
Sabtu, 15 Januari 2022
Kader Diharapkan Bekerja Maksimal Menuju Pemilu 2024
Kamis, 13 Januari 2022
Wacana Penundaan Pemilu Dinilai Tak Miliki Urgensi Jelas

Hukum
Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu

OTOMOTIF
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Mitsubishi Pajang New Xpander dan New Xpander Cross di Living World Pekanbaru
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Penjualan Mobil di Eropa Catat Rekor Terendah di 2021
otomotif, Minggu, 9 Januari 2022
Ini Mobil Terlaris Daihatsu di Desember 2021

OTOMOTIF

ZONA RIAU
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus

ETALASE
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series