19 Rabiul Awwal 1443 H / Selasa, 26 Oktober 2021
Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole dilindungi BPJS Ketenagakerjaan | METRORIAU.COM

Okt 2021
26


Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
etalase | Rabu, 13 Oktober 2021
Editor : Herlina | Penulis : herlina

JAKARTA - Laga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang berlangsung di beberapa wilayah Papua sempat dihebohkan dengan insiden yang dialami atlet gantole kontingen Sumatera Barat di Kabupaten Jayapura. Adalah Khaidir Anas, atlet yang sudah menyumbangkan emas bagi kontingennya itu mengalami insiden saat hendak lepas landas dan mendarat darurat di atap rumah warga. Dikonfirmasi melalui Elia Loupatty, Sekretaris Umum Panitia Besar PON XX, bahwa seluruh atlet telah mendapatkan perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).  

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Roswita Nilakurnia mengatakan pihaknya akan secara proaktif menjalin koordinasi dengan PB PON XX Papua untuk mempermudah pelayanan jika terjadi insiden. “Saya yakin tidak ada satupun dari kita yang menginginkan terjadinya insiden, namun tindakan preventif mutlak diperlukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” tutur Roswita.
 
Tindakan preventif yang dimaksud oleh Roswita ini salah satunya adalah dengan memastikan perlindungan Jamsostek sebagai jaminan perlindungan atas kondisi sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh setiap pekerja. Atlet juga merupakan salah satu kategori pekerja yang memiliki risiko kerja cukup tinggi, terlebih untuk olahraga ekstrim seperti gantole.

Roswita memastikan atlet yang mengalami insiden tersebut akan mendapatkan perawatan dan pengobatan sampai sembuh, tanpa ada batasan biaya sesuai kebutuhan medis.
“Tentunya kita mengharapkan atlet yang mengalami insiden tidak mengalami cedera serius dan segera pulih dan jika memungkinkan kembali bertanding,” terangnya.

Perwakilan BPJAMSOSTEK melalui Kantor Cabang Jayapura telah mengunjungi Khaidir Anas di RSUD Jayapura dan memastikan kondisi terkininya. Sang atlet dikabarkan tidak mengalami cedera serius namun masih tetap harus mendapatkan perawatan dan dipantau oleh tim RSUD Jayapura untuk proses penyembuhan dan pemulihannya.

Hal yang sama juga menimpa Andi Muhammad Fadly, seorang peserta dari Kontingen DKI Jakarta yang mengalami insiden saat lomba di Sirkuit Balap Motor Freegeeb, Tanah Miring, Merauke. "Perwakilan kami di Kantor Cabang Merauke juga telah melihat kondisi yang bersangkutan dan memastikan perlindungan BPJAMSOSTEK diterima oleh sang atlet," tambahnya.
 
Insiden dalam dunia olahraga memang rentan terjadi, terlepas dari jenis olahraganya, risiko selalu ada dalam setiap cabang olahraga (cabor). Intensitas aktivitas fisik yang tinggi tentunya meningkatkan potensi atlet mengalami cedera, baik saat persiapan maupun saat kompetisi berlangsung. Perlindungan jaminan sosial yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK memiliki peran penting dalam mencegah atlet mengalami hal-hal tidak diinginkan akibat aktivitas profesinya yang bisa menyebabkan dirinya dan keluarga terdampak risiko ekonomi dan menyeret mereka lebih jauh dari kesejahteraan.

Untuk gelaran PON XX Papua ini, sebanyak 7.202 Atlet dan 3.651 Official serta 2.509 Official Kontingen yang terlibat dari 34 Provinsi telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK. Secara otomatis seluruh peserta kontingen mendapatkan perlindungan atas 2 risiko kerja yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama perhelatan PON XX Papua berlangsung atau setara 2 bulan perlindungan.

BPJAMSOSTEK menyampaikan apresiasi bagi PB PON XX Papua dan pemerintah dalam memberikan perlindungan Jamsostek bagi para atlet agar memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi atlet dan keluarganya. Kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan ini harus selalu ditingkatkan agar perlindungan menyeluruh bagi para pekerja Indonesia dapat segera terwujud dan kesejahteraan bagi pekerja dan keluarga dapat segera tercapai.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Cabang Pekanbaru Kota, Uus Supriyadi menambahkan, "Pihaknya terus melakukan sosialisasi akan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan berbagai profesi, apalagi yang memiliki risiko kerja tinggi”.
“Ini adalah bukti bahwa dengan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan Secara otomatis seluruh peserta kontingen mendapatkan perlindungan atas 2 risiko kerja yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama perhelatan PON XX Papua berlangsung. kami mengharapkan Kesadaran kepada seluruh pemberi kerja baik formal maupun informal akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan”, ucapnya.(lin)

Indeks Terbaru
politik, Selasa, 26 Oktober 2021
Ketua PC GPK Siak Zulfaini jadi Formatur dari DPC
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Ibu Ditemukan Gantung Diri, Sang Anak Tak Makan 4 Hari
otomotif, Senin, 25 Oktober 2021
Ini Mobil yang Diprediksi Jadi Tren Tahun Depan
nasional, Senin, 25 Oktober 2021
RBA dan Desainer Muda Asal Siak Bawa Batik Riau ke Kancah Nasional
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
1.685.485 Warga Riau Sudah Divaksin Dosis Pertama

politik, Senin, 25 Oktober 2021
Parpol Didorong Ringankan Beban Masyarakat
potensa, Senin, 25 Oktober 2021
Solusi Perlindungan dan Perencanaan Keuangan dari Allianz Life Indonesia
inhu, Senin, 25 Oktober 2021
Polres Inhu Apel Gelar Peralatan Pengamanan Pilkades Serentak
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Badan Jalan Lobak Pekanbaru Amblas
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Pos SPKT Polresta Pekanbaru Terbakar

nasional, Senin, 25 Oktober 2021
112 Ribu Pelanggan PLN Tambah Daya Rp 202.100
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Terendam Banjir, SDN 140 Terpaksa Liburkan Siswa
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Pembangunan Pasar Induk, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Pastikan Kesanggupan PT ARB
nasional, Senin, 25 Oktober 2021
Jokowi Lantik 17 Dubes, Ini Nama-namanya
sportainment, Senin, 25 Oktober 2021
Klasemen Liga Inggris Usai MU Babak Belur di Old Trafford
etalase, Senin, 25 Oktober 2021
Inilah Pemenang Peace Poster Contest 2021
sportainment, Minggu, 24 Oktober 2021
Menangi El Clasico, Real Madrid Pimpin Klasemen
sportainment, Minggu, 24 Oktober 2021
Marc Marquez Menangi MotoGP Emilia Romagna, Quartararo Juara Dunia
pekanbaru, Minggu, 24 Oktober 2021
Dua Hari Kasus Kematian Covid-19 di Riau Nihil, Kadiskes: Tetap Jalankan Prokes
meranti, Minggu, 24 Oktober 2021
Omzet Turun, Pedagang Jalan Imam Bonjol Protes Penerapan One Way
nasional, Minggu, 24 Oktober 2021
Positif Covid-19 di RI Bertambah 623 Kasus
inhu, Minggu, 24 Oktober 2021
Polres Inhu Vaksinasi Ratusan Santri
nasional, Minggu, 24 Oktober 2021
PLN Mobile VCRR 2021 Kumpulkan Donasi Rp 4,3 Miliar Biaya Penyambungan Listrik Keluarga Pra-Sejahter
hukum, Minggu, 24 Oktober 2021
Luruskan Isu Berkembang, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap
etalase, Minggu, 24 Oktober 2021
Lions Clubs Pekanbaru Gelar Peace Poster Contest

Politik
Selasa, 26 Oktober 2021
Ketua PC GPK Siak Zulfaini jadi Formatur dari DPC
Senin, 25 Oktober 2021
Parpol Didorong Ringankan Beban Masyarakat
Rabu, 13 Oktober 2021
Pengamat Sebut Dualisme Partai Terjadi karena Sistem Politik

Hukum
Minggu, 24 Oktober 2021
Luruskan Isu Berkembang, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap
Selasa, 19 Oktober 2021
Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp700 Juta
Selasa, 19 Oktober 2021
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap Izin Perkebunan

OTOMOTIF
otomotif, Senin, 25 Oktober 2021
Ini Mobil yang Diprediksi Jadi Tren Tahun Depan
otomotif, Jumat, 22 Oktober 2021
Honda Akan Luncurkan Mobil Baru di GIIAS 2021
otomotif, Selasa, 19 Oktober 2021
Perluas Pasar di Sumatera, Dealer MG Motor Hadir di Pekanbaru

OTOMOTIF

ZONA RIAU
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Ibu Ditemukan Gantung Diri, Sang Anak Tak Makan 4 Hari
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
1.685.485 Warga Riau Sudah Divaksin Dosis Pertama
pekanbaru, Senin, 25 Oktober 2021
Badan Jalan Lobak Pekanbaru Amblas

ETALASE
etalase, Senin, 25 Oktober 2021
Inilah Pemenang Peace Poster Contest 2021
etalase, Minggu, 24 Oktober 2021
Lions Clubs Pekanbaru Gelar Peace Poster Contest
etalase, Minggu, 24 Oktober 2021
Ricky Tak Percaya Dapat Mobil