Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : inhu
Meski Baru Bekerja, Petugas Kebersihan di Inhu Bisa Dapatkan Santunan Kematian
Editor : wisly | Penulis: dasmun
Rabu , 00 0000
ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan

RENGAT - Meskipun baru bekerja, petugas kebersihan di Inhu bisa memperoleh santunan jaminan kematian dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Seperti yang dilakukan terhadap ahli waris keluarga Ismail.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu, Ir Selamat MM didampingi Kasi Persampahan dan Pengangkutan, Imron Hidayat S Sos kepada wartawan di Pematangreba.

Menurutnya, DLH Inhu akan membantu ahli waris dalam melakukan proses pengajuan pembayaran jaminan kematian dan jaminan hari tua bagi petugas kebersihan yang akan mengklaim ke BPJS Ketenagakerjaan.

Seperti dilakukan keluarga petugas kebersihan bernama Ismail yang meninggal dunia, 23 Februari 2019 lalu akibat sakit. Meski baru terhitung sekitar satu bulan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, namun sudah berhak mendapat santunan jaminan kematian sebesar Rp30.200.000 yang diserahkan langsung ke ahli waris oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, selang tiga bulan kemudian salah seorang petugas kebersihan bernama Sudirman (49) juga meninggal dunia pada 10 Mei 2019 akibat sakit. 

"DLH juga membantu keluarganya untuk proses pengajuan pembayaran jaminan kematian dan hari tua supaya santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan direalisasikan," kata Selamat.

Saat ini, tinggal menunggu proses di BPJS ketenagakerjaan. Karena persyaratan yang dibutuhkan seperti surat pengalaman kerja dan surat keterangan pemberhentian kerja karena meninggal sudah dibuatkan DLH.

"Bukan hanya sampai disitu, ahli waris juga kita dampingi dalam pengurusan surat kematian ke intansi lain agar secepatnya dapat selesai," katanya.

Menurutnya, selama proses pengurusan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan respon positif dan tidak berbelit belit sepanjang ahli waris bisa melengkapi persyataran dan dokumen kependudukan asli yang dibutuhkan. Hal ini sangat menggembirakan bagi petugas kebersihan yang ada.*
 




Berita Lainnya