19 Jumadil Akhir 1443 H / Minggu, 23 Januari 2022
LBH PEKAT IB 'Duduki' Lahan Resto Kampung Kecil, Polisi Diminta Bertindak | METRORIAU.COM

Jan 2022
23


LBH PEKAT IB 'Duduki' Lahan Resto Kampung Kecil, Polisi Diminta Bertindak
hukum | Selasa, 11 Januari 2022
Editor : Herlina | Penulis : herlina

PEKANBARU -  Tindakan LBH PEKAT 'menduduki' tanah Resto Kampung Kecil di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru  menimbulkan sengketa. Hal itu sangat mengganggu pengusaha Resto Kampung Kecil dan usaha berpotensi ditutup.

H Nuriman SH MH selaku kuasa hukum pemilik tanah yakni Salikun Djono tidak terima atas tindakan sepihak LBH PEKAT itu. Ia telah membuat laporan ke Polresta Pekanbaru, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B//1060/XII/2021/SPKT/POLRESTA PEKANBARU tanggal 29 Desember 2021.

"Kalau ada pihak lain yang merasa berhak, seharusnya mengajukan sengketanya ke pengadilan, bukan langsung mengerahkan massa untuk menguasai tanahnya. Ini sangat memprihatinkan karena negara kita negara hukum, siapapun tidak boleh mamaksakan kehendak," kata Nuriman, Selasa (11/1/2022).

"Makanya saya melarang klien untuk melakukan penguasaan tandingan di lapangan. Ini untuk menghindari bentrok dan tidak baik. Sehingga saya melaporkan sesuai prosedur hukum saja," sambung Nuriman,

Nuriman menduga dalam sengketa tanah itu, pihaknya menduga ada mafia tanah. Pasalnya, kliennya telah membeli tanah Resto Kampung Kecil tersebut, dari ahli waris dengan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) yang sah.

Nuriman menjelaskan,  Tanah Resto Kampung Kecil dibeli kliennya dari ahli waris atas nama Sani pada tahun 1995 dengan SKGR yang sah. Sani membeli tanah dari salah satu ahli waris atas nama Moh Daud seluas 3.200 M2.

"Kemudian ahli waris Sani menjual kepada klien saya 2800 M2. Lalu, oleh klien saya, meningkatkan menjadi sertifikat yang sah semenjak tanggal 3 Maret 1996," tegas Nuriman.

Nuriman menuturkan, setelah adanya sertifikat tanah tersebut lanjut Nuriman, kliennya pernah dilaporkan ke Polda Riau. Adapun yang membuat laporan yakni, cucu dari Moh Daud, yang bernama Miskad Laduni. Laporan itu dibuat pada 5 Oktober 2016 lalu.

Nuriman menceritakan, kliennya Salikun Djono membeli dengan cara yang sah dan memilki surat-surat yang sah, makanya Polda Riau menghentikan perkaranya. Sekarang Miskad Laduni membuat laporan lagi ke Polda Riau dengan Laporan dengan bukti STPL : LP/B/13/I/2022/SPKT/POLDA RIAU. Ini menjadi masalah, karena sebelumnya sudah dilaporkan dan tidak terbukti, namun kembali dilaporkan.

"Di sini, kami memohon perhatian dari Kapolda Riau tentang laporan yang diajukan berulang-ulang, seharusnya laporannya tidak diterima. Biasanya ketika membuat laporan ditanya kepada pelapor, apakah perkaranya sudah pernah dilaporkan. Kalau sudah, seharusnya tidak boleh diterima laporannya tapi kalau pelapornya berbohong, maka Polda Riau harus menindak si pelapor yang memberikan keterangan bohong. Ini pembelajaran kepada masyarakat agar tidak seenaknya membohongi institusi kepolisian," harap Nuriman.

Dalam hal ini sambungnya, dugaan tindak pidana yang dilaporkan berdasarkan Pasal 78 KUHPidana sudah kedaluarsa. Menurut Nuriman, petugas SPKT harus teliti kapan terjadinya tindak pidana yang dilaporkan. Hal ini menentukan bisa atau tidaknya laporan diterima.

Sebagai pengacara yang sudah berpraktek semenjak tahun 1992, Nuriman mengaku sangat miris melihat sikap LBH PEKAT RIAU yang langsung mengerahkan masa menguasai tanah terperkara dengan berbekal putusan Mahkamah Agung Tahun 1974.

Pada  Jumat (24/12/2021) tahun lalu, LBH PEKAT memberi somasi pertama kepada klien saya agar mengosongkan tanah Resto Kampung Kecil. Lalu hari Minggu (26/12/2021), memberi somasi kedua, dan terakhir hari Rabu (29/12/2021) mengerahkan massa menguasai tanah, karena dianggap kliennya tidak beriktikad baik.

"Dalam putusan tersebut baik klien kami ataupun orang yang menjual tanahnya kepada klien kami bukan pihak yang berperkara. Kalaupun memiliki putusan, silahkan ajukan eksekusi, bukan menguasai tanah terperkara. Di sini saya meminta dukungan para penegak hukum, khususnya para organisasi advokat, bahwa perbuatan tersebut merusak citra advokat, tidak dibenarkan secara hukum dan secara kode etik profesi advokat," papar Nuriman.

Ia sangat  menyesal terpaksa melaporkan advokat LBH PEKAT untuk dicabut ijin prakteknya, karena perbuatannya tidak mencerminkan tindakan seorang yang berprofesi advokat dan melanggar sumpah jabatan advokat," sambungnya lagi.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap kepada institusi kepolisian, dalam hal ini Polresta Pekanbaru, harus bertindak mengusut tuntas laporan yang telah dibuatnya. Dia menilai, tindakan LBH Pekat IB menduduki lahan itu merupakan main hakim sendiri.

"Bahwa tindakan main hakim sendiri, menguasai tanah terperkara harus segera diambil tindakan tegas. Karena tidak sesuai dengan prosedur hukum dan cenderung sebagai tindakan premanisme mafia tanah,"pintanya.

Terpisah, Jhon Simber SH MH selaku kuasa hukum LBH PEKAT IB membantah jika pihaknya 'main hakim sendiri' dengan 'menduduki' lahan di Resto Kampung Kecil tersebut. Menurutnya, pihaknya menduduki lahan itu atas permintaan ahli waris pemilik tanah yang sah yakni Miskad Laduni.

"Kami LBH PEKAT IB diminta oleh ahli waris yakni Miskad Laduni selaku cucu Mohammad Daud untuk membantu dan mendampingi proses hukum sengketa lahan miliknya. Lahan itu adalah sah milik ahli waris Daud," ungkapnya kepada wartawan.

Terkait adanya laporan pihak Nuriman ke Polresta Pekanbaru, John mengaku siap menghadapinya. Apalagi, dalam hal ini pihaknya juga telah membuat laporan balik ke Polda Riau.

Kendati demikian, pihaknya masih berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan kekeluargaan tanpa harus melalui proses hukum."Kami well come kok untuk dilakukan mediasi perdamaian," sebut Jhon.(nda)

Indeks Terbaru
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
Tinjau Vaksinasi Relawan Peduli, Kapolresta Ikut Disuntik Vaksin Booster
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series
huawen, Sabtu, 22 Januari 2022
IKTS Bagikan Paket Imlek dan Angpao

etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Jasa Raharja Jamin Seluruh Warga Alami Kecelakaan di Traffic Light Muara Rapak Balikpapan
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
nasional, Jumat, 21 Januari 2022
Kasus Omicron di RI Capai 1.078, Terbanyak dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri
huawen, Jumat, 21 Januari 2022
Besok, Vaksinasi Booster di Mal Pekanbaru
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang

pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
11, 70 Persen Anak di Riau Sudah Divaksin Covid-19
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
kampar, Kamis, 20 Januari 2022
Pemkab Kampar Dukung Program Sekolah Penggerak
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Bus Rapi Barang Bukti Lakalantas Dilepas
inhu, Kamis, 20 Januari 2022
80,76 Persen Masyarakat Inhu Sudah Divaksinasi
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
hukum, Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu
dunia, Kamis, 20 Januari 2022
Selama Sepekan, 18 Juta Kasus Tercatat di Seluruh Dunia
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Total 221 Jemaah Umroh Asal Riau Berangkat ke Arab Saudi
sportainment, Kamis, 20 Januari 2022
Liga Inggris, MU Kalahkan Brentford
pekanbaru, Rabu, 19 Januari 2022
PTM 100 Persen SD di Pekanbaru Tunggu Capaian Vaksinasi Anak
kampar, Rabu, 19 Januari 2022
DPPKBP3A Kampar Berharap Hak Perempuan dan Anak Terpenuhi
etalase, Rabu, 19 Januari 2022
Unri Optimalkan Pelaksanaan JKN-KIS di Lingkungan Kampus
inhu, Rabu, 19 Januari 2022
Wabup Inhu Minta Gali Potensi Daerah

Politik
Senin, 17 Januari 2022
DPD PAN Kampar Targetkan 9 Kursi
Sabtu, 15 Januari 2022
Kader Diharapkan Bekerja Maksimal Menuju Pemilu 2024
Kamis, 13 Januari 2022
Wacana Penundaan Pemilu Dinilai Tak Miliki Urgensi Jelas

Hukum
Kamis, 20 Januari 2022
Dekan FISIP Unri Nonaktif Diadili Pekan Depan
Kamis, 20 Januari 2022
Mobil Dinas Kalapas Pekanbaru Hangus Dibakar OTK
Kamis, 20 Januari 2022
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba 80 Kilogram Sabu

OTOMOTIF
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Mitsubishi Pajang New Xpander dan New Xpander Cross di Living World Pekanbaru
otomotif, Rabu, 19 Januari 2022
Penjualan Mobil di Eropa Catat Rekor Terendah di 2021
otomotif, Minggu, 9 Januari 2022
Ini Mobil Terlaris Daihatsu di Desember 2021

OTOMOTIF

ZONA RIAU
pekanbaru, Jumat, 21 Januari 2022
Kunjungi Riau, Mendagri Apresiasi Penanganan Covid-19
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Penyebab PPKM Level 2 Pekanbaru Diperpanjang
pekanbaru, Kamis, 20 Januari 2022
Positif COVID-19 di Riau Bertambah 3 Kasus

ETALASE
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Perhumas Ikut Sukseskan Pertemuan G20 Lewat 'Indonesia Bicara Baik'
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Wagubri Hadiri Puncak Festival Gunung Sahilan 2022
etalase, Sabtu, 22 Januari 2022
Usung Tema Kerja Sehat Kerja Selamat, BPJamsostek Dan Awal Bros Gelar Webinar Series