14 Rabiul Akhir 1442 H / Senin, 30 November 2020
Disnaker Imbau Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7
inhu | Senin, 30 November -0001
Editor : wisly | Penulis : dasmun
ilustrasi

RENGAT - Sesuai surat edaran Bupati Inhu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Inhu, Endang Mulyawan mengimbau seluruh perusahaan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Paling lambat 7 hari menjelang lebaran atau H-7.

Imbauan disampaikan Endang kepada wartawan. Menurutnya, Disnaker telah melayangkan surat kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Inhu sesuai edaran 561/166/ Disnaker.01/V/2019 yang ditandatangani Bupati Inhu, H Yopi Arianto SE tanggal 14 Mei 2019.

Dalam surat edaran disebutkan, THR keagamaan wajib dibayarkan perusahaan paling lambat 7  hari sebelum hari raya keagamaan. Pengusaha yang telat dan atau tidak membayar THR, sanksinya sudah diatur di Permenaker No 20/ 2016 tentang tata cara pemberian sanksi administratif Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Untuk besaran THR berdasarkan pasal 3 ayat 1 Peraturan Menteri Kentenagakerjaan RI Nomor 6 tahun 2016 bahwa pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan sebesar satu bulan upah/ gaji.

Dan pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus tetapi kurang dari dua belas bulan, diberikan secara operasional sesuai masa kerja dengan perhitungan masa kerja per dua belas di kali satu bulan upah.

Ditegaskan, bagi pekerja/buruh yang bekerja  berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah satu bulan dihitung telah mempunyai masa kerja dua belas bulan atau lebih. Upah satu bulan dihitung berdasarkan rata rata upah yang diterima dalam dua belas bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Begitu juga pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari dua belas bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Pengusaha wajib melaporkan realisasi pembayaran THR kepada Pemerintah melalui Dinasker Inhu selambat lambatnya 14 Juni 2019. Dalam rangka mengantisipasi arus mudik lebaran pihak perusahaan yang selama ini menyediakan angkutan mudik lebaran bagi pekerja/buruh setiap tahun agar meneruskan tradisi tersebut.

"Bagi perusahaan yang belum dapat menyediakan angkutan lebaran diharapkan dapat menyediakan sesuai dengan kemampuan perusahaan," harapnya.*




Artikel Terbaru
dumai, Senin, 30 November 2020
Satgas Covid-19 Kota Dumai melaporkan pada Sabtu (28/11/2020) ada.

nasional, Minggu, 29 November 2020
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah membeberkan, pandemi.

pekanbaru, Senin, 30 November 2020
Kementerian Sosial RI melalui Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang.

pekanbaru, Minggu, 29 November 2020
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat jumlah pajak daerah yang.

otomotif, Senin, 30 November 2020
PT Astra Honda Motor (AHM) melalui PT Capella Dinamik Nusantara (CDN).

rohul, Senin, 30 November 2020
Selain di masa pandemi Covid-19, diawal tahun 2020 Kabupaten Rokan.

dunia, Senin, 30 November 2020
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan dia.

huawen, Minggu, 29 November 2020
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama pihak terkait.

etalase, Senin, 30 November 2020
PT Perkebunan Nusantara V mendistribusikan 1.452 masker dipusatkan di.

dunia, Minggu, 29 November 2020
Pasukan Israel menangkap 10 warga Palestina di berbagai bagian di.

Otomotif