11 Zulqaidah 1441 H / Kamis, 2 Juli 2020
Disnaker Imbau Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7
inhu | Senin, 30 November -0001
Editor : wisly | Penulis : dasmun
ilustrasi

RENGAT - Sesuai surat edaran Bupati Inhu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Inhu, Endang Mulyawan mengimbau seluruh perusahaan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Paling lambat 7 hari menjelang lebaran atau H-7.

Imbauan disampaikan Endang kepada wartawan. Menurutnya, Disnaker telah melayangkan surat kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Inhu sesuai edaran 561/166/ Disnaker.01/V/2019 yang ditandatangani Bupati Inhu, H Yopi Arianto SE tanggal 14 Mei 2019.

Dalam surat edaran disebutkan, THR keagamaan wajib dibayarkan perusahaan paling lambat 7  hari sebelum hari raya keagamaan. Pengusaha yang telat dan atau tidak membayar THR, sanksinya sudah diatur di Permenaker No 20/ 2016 tentang tata cara pemberian sanksi administratif Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Untuk besaran THR berdasarkan pasal 3 ayat 1 Peraturan Menteri Kentenagakerjaan RI Nomor 6 tahun 2016 bahwa pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan sebesar satu bulan upah/ gaji.

Dan pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus tetapi kurang dari dua belas bulan, diberikan secara operasional sesuai masa kerja dengan perhitungan masa kerja per dua belas di kali satu bulan upah.

Ditegaskan, bagi pekerja/buruh yang bekerja  berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah satu bulan dihitung telah mempunyai masa kerja dua belas bulan atau lebih. Upah satu bulan dihitung berdasarkan rata rata upah yang diterima dalam dua belas bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Begitu juga pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari dua belas bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Pengusaha wajib melaporkan realisasi pembayaran THR kepada Pemerintah melalui Dinasker Inhu selambat lambatnya 14 Juni 2019. Dalam rangka mengantisipasi arus mudik lebaran pihak perusahaan yang selama ini menyediakan angkutan mudik lebaran bagi pekerja/buruh setiap tahun agar meneruskan tradisi tersebut.

"Bagi perusahaan yang belum dapat menyediakan angkutan lebaran diharapkan dapat menyediakan sesuai dengan kemampuan perusahaan," harapnya.*




Artikel Terbaru
hukum, Kamis, 2 Juli 2020
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Hingga pekan ke-26 tahun 2020, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, umumkan bahwasanya Riau ada.

bengkalis, Kamis, 2 Juli 2020
Masyarakat Inhu sudah bisa mencetak sendiri Kartu Keluarga (KK),.

kampar, Kamis, 2 Juli 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto berharap program konvensi.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Mengingat pandemi Covid-19 belum usai, khususnya di Riau, Pemerintah.

politik, Kamis, 2 Juli 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggelar rapat pleno.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
SKK Migas dan Chevron luncurkan progran WFD.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI yang beroperasi di Kabupaten.

dumai, Kamis, 2 Juli 2020
Pemerintah Kota Dumai melalui tim gugus tugas Covid-19 Dumai.

Otomotif