Selasa | 21 Mei 2019
IKTS dan PB Bambu Kuning Undang Tuna Netra Buka Puasa Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) mengundang tuna.


Senin | 20 Mei 2019
Vihara Kwan Tee Kong Bio Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagikan 250 Paket Lebaran
Vihara Satya Dharma (Kwan Tee Kong Bio) Jalan Tanjung Katung, Kelurahan Umban.


Minggu | 19 Mei 2019
Sambut Idul Fitri, Marga Huang Bagikan Paket Sembako
Yayasan Marga Huang Pekanbaru membagikan 70 paket sembako kepada umat muslim.

Rubrik : Etalase | Rabu, 30 Januari 2019
Teknologi Pulp dan Kertas UNRI
Ini Kata Mahasiswa Angkatan Pertama
Editor : wisly | Penulis:
Bersama Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir.
Elizabeth Anju Rosefine Sitorus, Barlian Syaidi dan Steven Otnil Rumahorbo merupakan mahasiswa angkatan pertama program studi D3 (Vokasi) Teknologi Pulp dan Kertas jurusan Teknik Kimia, Universitas Riau (UNRI). 

Bersama 55 mahasiswa lainnya, mereka mendapatkan kesempatan untuk berkarir dalam bidang industri pulp dan kertas. Seperti dikatakan Steven Otnil Rumahorbo, mahasiswa kelahiran Binjai, Sumatera Utara ini mengaku bangga bisa menuntut ilmu di  Teknologi Pulp dan Kertas lewat jalur beasiswa.

"Saya tidak berpikir panjang ketika mengetahui lulus lewat jalur beasiswa. Saya memang fokus di dunia ini, jurusan punya prospek bagus," kata Steven yang sudah 18 tahun berdomisili di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini.

Dikatakannya, ayahnya yang merupakan guru SMP di kompleks RAPP menjadi salah satu motivasinya. Dari ayahnya ia mengetahui tentang program studi Teknologi Pulp dan Kertas yang terwujud berkat kerjasama antara Tanoto Foundation, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan UNRI. 

Meski orangtua saya bekerja di lingkungan RAPP, lanjutnya, namun tetap mengikuti seleksi yang ketat. 

Sementara itu, Barlian Syaidi yang merupakan anak petani di Kabupaten Kampar tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. "Saya ingin menjadi kebanggan orang tua dan panutan bagi orang-orang di kampung," kata alumni SMAN 1 Kampar Kiri ini.  

Lewat beasiswa yang didapatkannya, Barlian tidak lagi menunggu kiriman orangtua setiap bulannya. "Uang beasiswa cukup untuk biaya kuliah," jelas Berlian yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Sedangkan Elizabeth Anju Rosefine Sitorus masuk ke program studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas lewat jalur reguler. Dari awal, awal tidak ragu memilih prodi ini. "Fasilitas sangat mendukung, ilmu yang didapatkan langsung dari pakar-pakar industri," kata mahasiswa asal Kabupaten Bengkalis ini.   

Ia juga termotivasi untuk mendapatkan beasiswa yang disediakan Tanoto Foundation dan PT RAPP.(wsl)
 







Berita Lainnya