|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Riau berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Bumi Lancang Kuning.
Komitmen itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir, saat peringatan Hari Pengayoman ke-79 di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai, Jalan Pemasyarakatan, Rumbai Bukit Pekanbaru, Senin (19/8/2024).
"Seluruh jajaran Kemenkumham berkomitmen memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat. Berkomitmen dalam pelayanan dan penegakan hukum dan HAM," ujar Budi Argap.
Peringati Hari Pengayoman, merupakan yang pertama digelar Kwmenkumham. Sebelumnya, ulang tahun Kemenkumham diperingati dengan nama Hari Dharma Karya Dhika (HDKD).
Di usia ke-79 tahun, kata Budi Argap, Kanwil Kemenkumham Riau telah meraih capaian dalam pelayanan hukum dan HAM. Seperti di bagian Keimigrasian, penanganan over kapasitas dan peningkatan status.
Pada 2024, tindakan administratif keimigrasian yang dilakukan yakni 31 penangguhan, 88 pendetensian, 27 deportasi, dan 14 penempatan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim).
Sementara untuk mengatasi masalah over kapasitas di Lapas/Rutan, yang rata-rata mencapai 331%, Kanwil Kemenkumham Riau sedang membangun Lapas baru di Cempedak Rahuk Tanah Putih, Rokan Hilir.
"Lapas itu ditargetkan, beroperasi pada tahun 2025 dan pembangunan blok hunian lainnya di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai," jelas Budi Argap.
Selain itu, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekanbaru saat ini sudah mengalami peningkatan kelas menjadi Bapas Kelas I Pekanbaru dengan wilayah kerja yang luas, meliputi 10 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Riau.
"Pada tahun 2025, Bapas Dumai yang baru selesai dibangun pada tahun 2023 juga akan mulai segera beroperasi untuk memberikan pelayanan agar rentang jarak tidak terlalu jauh," kata Budi Argap.
Budi Argap berharap dengan peningkatan status itu, Bapas dapat lebih efektif dalam melakukan pembimbingan terhadap klien pemasyarakatan.
Pada kesempatan itu, Budi Argap Situngkir menyerahkan sertifikat akreditasi terhadap 11 klinik Pratama sebagai fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan dengan status akreditasi “PARIPURNA” di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau.
“Layanan kesehatan warga binaan pemasyarakatan merupakan prioritas kerja kami agar dapat memastikan tingkat kesehatan terjamin dan menurunkan angka penyakit di dalam Lapas/Rutan” pungkas Budi Argap.
Pada Hari Kemerdekaan ke-79 RI, Kanwil Kemenkumham Riau memberikan Remisi Umum (RU) kepada 9.912 marapidana dan Anak Binaan. Rincian 9.778 orang menerima RU I atau potongan masa hukuman sebagian dan 134 orang langsung merasakan udara bebas setelah mendapatkan RU II.
Kanwil Kemenkumham Riau terus berupaya untuk melayani UMKM melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual. Hingga saat ini sudah tercatat 844 permohonan selama tahun 2024.
Selanjutnya, pendaftaran perseroan perorangan mencapai 865 pendaftar, hal ini juga sebagai upaya Kemenkumham hadir dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Kanwil Kemenkumham Riau juga telah memberikan bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Bantuan yang telah terealisasi sebesar Rp803.590.000," pungkss Budi Argap.*