Kamis | 07 Februari 2019
Butuh Kegigihan, Pengorbanan dan Kerja Keras
Wanita Tionghoa asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Dr Santy A Md AK SH.


Minggu | 03 Februari 2019
178 Siswa SPN Polda Riau Kunjungi Vihara Kwan Tee Kong Bio
Sekitar 178 siswa SPN Polda Riau berkunjung ke Ling Thian Miao (Vihara Satya.

Rubrik : Politik | Senin, 11 Februari 2019
Pilpres 2019
Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
Editor : sri | Penulis:

ilustrasi


JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerima laporan konten-konten hoax yang muncul di media sosial sejak proses pemilu dimulai. Tercatat 610 konten hoax telah diterima Bawaslu.

"Kami sudah menerima data sekitar 610 konten hoax," ujar Ketua Bawaslu Abhan di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Abhan mengatakan, dari jumlah tersebut, terdapat 187 konten yang telah dilaporkan kepada masing-masing platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube. Bawaslu meminta platform tersebut melakukan take down konten hoax yang tersebar.

"Kemudian, dari sekitar 600 itu, ada 187 yang sudah kami kirim ke platform (media sosial) untuk di-take down. Itu data yang ada ya," kata Abhan.

Dia mengatakan akan meminta bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatasi konten tersebut. Di antaranya dengan memberikan sanksi kepada platform yang tidak melakukan take down.
"Platform nanti men-take down. Kalau tidak, kami meminta Kominfo melakukan tindakan sanksi ke platformnya," tuturnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara menyebut ada 70 hoax yang beredar selama Januari 2019. Peredaran hoax itu meningkat dibanding tahun lalu selama 10 bulan, yaitu 70 hoax.

"Nah, Januari ini 70 lebih (hoax beredar). Ini baru satu bulan. Ini perkiraannya meningkat dan memang beberapa hari kami melakukan penyisiran," ujar Rudiantara di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat. (mr/sri)




Berita Lainnya