|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Harga cabai di pasaran Kota Pekanbaru mencapai Rp90 ribu per kilogram. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Harga ini mengalami lonjakan signifikan sejak beberapa hari lalu.
Permintaan yang tinggi dan suplai dari daerah penghasil terbatas, menjadi salah satu penyebab harga komoditi ini alami kenaikan yang signifikan. Sebelumnya harga cabai di pasaran hanya berkisar Rp70 ribu per kilogram.
"Faktor cuaca, hasil panen, suplainya sedikit permintaannya banyak," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Selasa (4/2).
Zulhelmi mengatakan, tim dari Disperindag terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional. Mereka memantau ketersediaan dan harga bahan pokok.
Pria yang akrab disapa Ami ini menyebut, dari pantauan tim di lapangan bahwa komoditi yang alami kenaikan harga signifikan baru pada jenis cabai merah. Sementara untuk komoditi lainnya masih dalam harga fluktuatif.
"Terpantau masih cabai yang alami kenaikan. Kalau untuk bawang dan lainnya masih kategori stabil lah," terang Zulhelmi.
Untuk antisipasi lonjakan harga cabai jelang Bulan Ramadan 1446 Hijriah, pihaknya berencana membuat pasar murah. Pasar murah ini bakal digelar di sejumlah kecamatan.
Selain cabai, beberapa komoditi pangan bakal dijual di pasar murah tersebut dengan harga jauh di bawah harga pasar. Ami menyebut, saat ini pihaknya sedang menyiapkan tim untuk menggelar pasar murah jelang Ramadan. "Kita sedang siapkan tim, mungkin dalam waktu dekat," pungkasnya.*