Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : siak
Kabut Asap Tebal, Siswa di Kabupaten Siak Diliburkan 2 Hari
Editor : wisly | Penulis: Diana
Senin , 26 Agustus 2019
ilustrasi

SIAK - Melihat kondisi kabut asap dan udara di Kabupaten Siak yang sudah semakin memburuk dan tidak sehat, membuat sekolah meliburkan aktivitas belajar, mulai tingkat TK, SD dan SMP selama dua hari, yakni tanggal 26-27 Agustus 2019. 

Kadiknasbud kabupaten Siak, Lukman, Senin (26/08/2019) mengatakan, jauh-jauh hari dirinya sudah menyurati Korwilcamdikbud dan diteruskan ke sekolah- sekolah, sebagai antisipasi jika kondisi kabut asap sangat tidak sehat, maka sekolah dapat meliburkan peserta didiknya. 

"Jadi kalau memang kondisi kabut asap semakin buruk, sekolah dapat meliburkan para siswanya dan langsung menyampaikan laporannya kepada Kadisdikbud Kabupaten Siak," sebutnya. 

Saat ini, lanjutnya, daerah yang sangat tebal asapnya, yaitu di Kecamatan Mempura. Dengan kondisi yang memang sangat mengkhawatirkan. 

"Di Kecamatan Mempura, para siswa sudah mulai libur, dan memang kondisi udara dan asap di sana memang sangat mengkhawatirkan," ungkapnya. 

Disebutkannya, untuk tingkat SMA/sederajat, dilakukan pengurangan jam belajar, yang dimulai pukul 09.00 WIB, dan pulang seperti biasa, dengan pertimbangan kabut asap tebal terjadi pagi hari. 

Menurutnya, kebijakan terkait diperlukan untuk menekan korban terpapar kabut asap yang lebih banyak lagi, khususnya di kalangan pelajar. 

"Sementara waktu sampai tanggal 27 Agustus mereka libur, dan masuk kembali tanggal 28 Agustus, namun kita juga masih melihat kondisi udara di kabupaten Siak. Kalau memang masih tidak memungkinkan, maka libur bisa saja diperpanjang, sampai kondisi udara kondusif," pungkasnya.*




Berita Lainnya