Jul 2026
28

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
PI 2025, PW Muhamadiyah Riau Telorkan 30 Instruktur Baru
etalase | Minggu, 22 Juni 2025 | 21:59:53 WIB
Editor : sp | Penulis : rls/sp
Pengurus PWM Riau, Instruktur dan peserta Pelatihan Instruktur 2025 foto bersama usai penutupan Pelatihan Instruktur PWM Riau di BPMP Riau, Ahad (22/6/2025)

PEKANBARU-Pelatihan Instruktur Wilayah (PI) 2025 Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau sukses digelar.  Training of Trainer (TOT) yang berlangsung selama 4 hari tiga malam itu berhasil melahirkan 30 Instruktur Wilayah baru, yang nantinya akan dilibatkan dalam  mengelola training-training di PWM,PDM, PCM se-Provinsi Riau.  

PI 2025 yang ditaja PWM Riau melalui Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PW Muhammadiyah Riau ini, diikuti sebanyak 42 peserta se Riau. Pada saat penutupan Master of Training (MOT) mengumumkan bahwa dari 42 peserta yang terdaftar, 28 orang dinyatakan lulus, 2 orang lulus bersyarat dan 12 orang dinyatakan tidak lulus.

Saat acara penutupan, TOT yang diselenggarakan mulai Kamis-Ahad, 19-22 Juni 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau Jalan Gajah Rejosari Pekanbaru ini juga diumumkan Peserta Terbaik. Masing-masing terbaik 1, Destita Mutiara,S.Ag, MA. Terbaik 2 Dr.Marabona, ME,Sy dan terbaik 3 Syahrul Rahman, MA.

Baca :

Selain itu juga diumumkan nominasi-nominasi. Yakni Peserta Paling Inspiratif atas nama Riki Ayub, Peserta Paling Kreatif, Mujiburrahman, ST, Peserta Terfavorit, Dr.Kodarni,S.ST,M.Pd,CIIQA, Peserta Terdisiplin, Saparudin Koto,SP, Peserta Berkomitmen Tinggi atas nama Arhipen Yapentra, S.Ag MM, Daerah dengan utusan terbanyak, Kuantan Singingi, Kelompok Terkompak, Abdurahman bin Auf, Perserta Tersholeh Rahmat Rizki Azim, S.Psi, Peserta Teramah Jeffrey Resandy, Peserta paling menghibur Dasuki, SH,MH, Peserta Teladan, Darlis Usman dan Peserta Berwibawa, Dr. Muhammad Ikhsan, ST, M.Sc.

MOT PI 2025 PWM Riau, Dr.Santoso, SS, M.Si dalam laporannya saat penutupan, Kamis (22/6/2025) mengatakan, peserta terbaik satu sampai tiga ditetapkan tim instruktur melalui penilai-penilaian yang terukur baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Sementara nominasi-nominasi dipilih berdasarkan poling online yang disampaikan kepada peserta.

"Alhamdulillah, PI 2025 telah berlangsung sesuai rencana. 30 orang yang lulus ini langsung kita terjunkan mengelola training-training Muhamadiyah di Provinsi Riau. Baik di lingkungan PWM,PDM dan PCM. Saya menilai PI kali ini luar biasa karena peserta sangat memahami apa yang diharapkan instruktur. Mulai dari pelaksanaan ibadah,outbound, classroom, maupun  penugasan-penugasan yang diberikan instruktur dilaksanakan dengan sangat baik" katanya.

Senada dengan itu, Istruktur dari PP Muhamadiyah, Dr. Norma Sari, SH, MH menambahkan pada TOT kali ini terasa istimewa dibanding pelatihan. Meski usia peserta bervariasi, namun semangatnya luar biasa. "Pada TOT ini kita juga menemukan lima kata kunci inovasi. Yakni Konsolidasi Pimpinan dan Organisasi, Ramah Multigenerasi, Konvensional digital, Penguatan Jaringan Multi stakeholder dan Well-being. Kelima kata kunci ini menjadi titik kita untuk melangkah melaksanakan perkaderan nantinya," ujar perempuan tangguh yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yokyakarta.

Sementara Ketua MPKSDI PWM Riau, Muhammad Saleh, ST dan Wakil Ketua PWM Riau, Dr.Baidarus, M.Ag, MM menekannkan pentingnya pelaksanaan Training Instruktur di PWM Riau. Hal ini lantaran TI sudah lama tidak dilaksanakan, sementara tim Instruktur merupakan komponen penting dalam perkaderan.

Dr Baidarus yang juga Wakil Rektor UMRI, menyatakan bahwa pelatihan instruktur ini suatu keharusan yang mesti dilaksanakan karena sangat penting untuk transformasi kepemimpinan di Amal Usaha Muhammadiyah dan di Persyarikatan Muhammadiyah.

“Pelatihan Instruktur Wilayah ini sebuah keharusan sebagai transformasi kepemimpinan dan perkaderan, sebab masih ada beberapa pimpinan Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang belum memahami tentang tupoksinya, sehingga terjadi beberapa benturan kepentingan di organisasi dan amal usaha,” kata Dr Baidarus yang juga Koordinator MPKSDI.

Ia juga menegaskan, bahwa pelatihan perkaderan yang digelar kali ini berbasis cabang dan ranting untuk memberikan muatan keorgansiasi dan kepemimpinan yang berkesinambungan.

Jalannya Pelatihan

Pelatihan yang dibuka pada Kamis, (19/6/2025) berjalan lancar dan menyenangkan. Peserta tampak mengikuti rangkaian acara dengan baik dan sungguh-sungguh. Mereka berusaha menjalankan tatatertib pelatihan yang sudah disepakati diawal acara.Termasuk tata sikap, aturan bersikap dan berpekaian serta kedisiplinan Waktu mengikutu sesi demi sesi pelatihan.

Selama tiga malam berturut-turut, peserta harus bangun pukul 03.00 WIB, karena pukul 04.30 WIB sudah mulai pelaksanaan qiyamul lail yakni ibadah sunnah yang dilakukan di malam hari, mencakup berbagai jenis shalat malam seperti shalat tahajud dan witir yang dilanjutkan dengan Sholat Shubuh berjemaah serta kultum shubuh.

Usai kultum peserta langsung ke lapangan mengikuti Outbound. Hari pertama outbond dipandu istruktur, setelah itu pada hari berikutnya dipandu peserta secara bergiliran. Usai acara di lapangan peserta diberikan Waktu satu jam untuk membersihkan diri dan sarapan pagi, setelah itu mengikuti sesi dalam rungan berupa ceramah dan diskusi* sp

Terbaru
华 闻
Berlangsung Sukses, Ini Daftar Juara IKPTB Cup...
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:42:40 WIB
Persadabumi Run 5K Diikuti 400...
Minggu, 26 Juli 2026 | 14:41:54 WIB
Artikel Popular
1
politik
Garda Pemuda NasDem Riau Hadiri Kongres II di...
Rabu, 22 Juli 2026 | 22:30:55 WIB
hukum
Nasional