|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyelenggarakan kejuaraan menembak Kapolda Cup 2025 yang melibatkan pejabat utama (PJU), dan seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Riau, Selasa (24/6/2025).
Kegiatan ini digelar di Lapangan Tembak Harimau Kampar, Satbrimob Polda Riau menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara yang tahun ini mengusung tema “Polri Presisi untuk Negeri".
Tidak hanya sebagai ajang olahraga, perlombaan ini juga menjadi sarana pembinaan kemampuan teknis personel dalam penggunaan senjata api secara profesional, tepat, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini digelar di Lapangan Tembak Harimau Kampar, Satbrimob Polda Riau. Suasana kebersamaan dan penuh keakraban menambah semaraknya lomba.
Wadansat Brimob Polda Riau, AKBP M. Aris Purwanto selaku ketua panitia, menyampaikan lomba diikuti 123 peserta . Terdiri dua kategori utama, yakni PJU dan Kapolres/Kapolresta, serta kategori perwakilan Satker dan Polres/Polresta jajaran Polda Riau
Kapolda Riau, Irjen Po Herry Heryawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini sarat makna dan sejalan dengan semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, yang menjadi tagline Polda Riau.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan bentuk pelatihan kemampuan teknis personel dalam menggunakan senjata api secara tepat dan bertanggung jawab.
“Seorang anggota Bhayangkara harus memiliki talenta dan kemampuan dalam menggunakan senjata api. Kemampuan menembak tidak semata soal teknis, melainkan juga menyangkut fokus, konsentrasi, serta keadilan dalam penegakan hukum yang menjunjung hak asasi manusia,” jelas Irjen Herry.
Ia menambahkan, kompetisi ini juga menjadi sarana mempererat solidaritas, meningkatkan komunikasi antarpersonel, dan menghadirkan suasana kebersamaan yang sehat di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dansat Brimob Tampil Terbaik
Dalam kompetisi tersebut, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa tampil impresif dengan meraih skor tertinggi, yakni 79 poin.
Meski waktu tembaknya sedikit lebih lambat dibanding peserta lain, akurasi dan presisi menjadi kunci keberhasilan Kombes Ketut.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, dan Direktur Samapta (Dirsamapta), Kombes Raswin Bachtiar Sirait juga menunjukkan performa yang solid, mencerminkan kesiapan teknis dan mental dalam menghadapi berbagai situasi.
Kapolres Kepulauan Meranti berhasil meraih posisi juara harapan dengan skor 60 poin dan waktu tembak 32,43 detik. Capaian ini dinilai cukup kompetitif di tengah ketatnya persaingan antarpeserta yang memiliki kemampuan seimbang.
“Waktu dan poin adalah kunci utama. Beberapa peserta unggul dari segi kecepatan, tetapi kalah dalam akurasi. Ini menunjukkan bahwa kemampuan menembak bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kontrol dan presisi,” ujar salah seorang panitia lomba.
Selain menonjolkan ketangkasan teknis, kegiatan ini juga memperlihatkan suasana kekeluargaan yang kuat. Para peserta saling mendukung dan menciptakan interaksi hangat, mencerminkan harmonisasi internal yang menjadi fondasi terwujudnya Polri yang presisi, humanis, dan profesional.
Menutup kegiatan, ini Kapolda Riau berharap perlombaan serupa dapat rutin diselenggarakan sebagai bagian dari pembinaan internal, serta menjadi simbol kekuatan moral dan teknis aparat kepolisian di Bumi Lancang Kuning.*