|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Giok Ong Tian Co di komplek Perumahan Jondul Lama blok K 42 Pekanbaru berlangsung meriah, Senin (30/6) dan Selasa) (1/7). Dihadiri ratusan umat Buddha dari berbagai daerah di Provinsi Riau dan Indonesia.
Pada malam hiburan turut dihadiri Walikota Pekanbaru diwakili Kabag Kesbangpol, Dedi Damhudi, Pembimas Buddha Kemenag Riau, Tarjoko, Lurah Sekip, FPK Pekanbaru, Ormas Tionghoa dan tokoh-tokoh Buddhis Pekanbaru.
Dalam kata sambutannya, Tarjoko berharap kepada umat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan. Kemudian berbuat baik kepada sesama. "Mudah-mudahan HUT TITD Giok Ong Tian Co dapat berlangsung setiap tahun dan semakin banyak kegiatan sosial yang dilaksanakan," tambahnya.
Sementara itu, Kabag Kesbangpol Pekanbaru mengatakan, perayaan HUT TITD Giok Ong Tian Co membuktikan toleransi antar umat beragama di Pekanbaru.
Ia berharap kepada umat untuk terus mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, salah satunya masalah sampah.
Ketua Panitia Perayaan, Nata Hedy Nyo SE MH menambahkan, umat yang hadir berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Riau, bahkan terdapat dari provinsi lainnya di Indonesia, di antaranya Jambi, Palembang, Batam dan Jakarta.
"HUT TITD Giok Ong Tian Co dirayakan setiap tahun, tanggal 7 bulan 6 kalender Imlek. Diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari hiburan, bakti sosial, atraksi barongsai dan pengobatan spiritual," tambahnya.
Dikatakannya, pada hari pertama mulai pukul 19.00 WIB dilaksanakan sembahyang dan makan bersama, atraksi barongsai dan pengoatan spiritual. Terdapat penampilan artis dari Palembang dan Pekanbaru dan pemeriksaan kesehatan gratis dari Rumah Sakit (RS) Awal Bros Sudirman.
"Untuk pengobatan alternatif rukiyah metode dzikir oleh Ki Maung Boedas Ismail dari Banten. Sedangkan Suhu Awen Jambi dan suhu Robin Lim dari Bungo untuk baksos pengobatan spritual. Baksos terbuka untuk umum dan semua agama," tuturnya.
Pada hari kedua mulai pukul 14.00 WIB dilaksanakan Ritual Ho Kuan /pintu harimau. Ritual diiikuti umat dan tamu yang hadir. Tujuannya untuk menghilangkan energi negatif. Kemudian sembahyang bersama dan pengoatan spiritual.
"Panitia juga menyediakan berbagai minuman dan makanan yang bisa dinikmati umat yang datang secara gratis," ungkapnya.
Nata berharap di momen HUT TITD Giok Ong Tian dapat membersihkan jiwa umat agar selalu berada di jalan kebenaran. Umat lebih kompak dan terus membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.*