|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PANGKALAN KERINCI-Bupati Kabupaten Pelalawan, H.Zukri Misran menyambut kunjungan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau di kediamannnya di Pangkalan Kerinci, Kamis (2/6/2025). Pada kesempatan itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Riau ini, menegaskan komitmennya untuk terus merawat pembauran kebangsaan. Salah satunya adalah dengan selalu berkoordinasi dan sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap program kerja FPK Kabupaten Pelalawan.
Pengurus FPK Provinsi Riau dalam Safari Pembauran Kebangsaan tahun ini, mengunjungi sejumlah kepala daerah di Provinsi Riau. Untuk Kabupaten Pelalawan kunjungan dipimpin Wakil Ketua FPK Riau, Misrawansyah, SP, didampingi Wakil Sekretaris Saparudin Koto, SP, Koordinator Bidang Peningkatan Peranan Perempuan, Linda Indrayani Nasution, Anggota Bidang Perencanaan dan Program, Rika Septianingsih, S.HI, ME dan Anggota Bidang Adat Istiadat, Budaya dan Seni I Putu Andy Priandana, ST.
Rombongan Pengurus FPK Riau, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Pelalawan selama dua hari, 3-4 Juni 2025 diawali bertemu dengan Bupati Pelalawan, H Zukri Misran, siangnya silahturahmi dengan Paguyuban di Riau Kompleks PT RAPP dan malam harinya diagendakan silahturahmi dengan Ketua-ketua Paguyuban se Kabupaten Pelalawan. Pada Safari Pembauan Kebangsaan di Pangkalan Kerinci, FPK Riau didampingi Ketua FPK Pelalawan, H Tengku Nahar, SP, M.Si, beserta sejumlah pengurus.

Koordinator Tim FPK Riau, Misrawansyah, SP menyampaikan bahwa kunjungannya ke Pangkalan Kerinci adalah kunjungan rutin yang merupakan Program Kerja FPK Riau. Kunjungan tersebut dalam rangka merawat Pembauran kebangsaan dan memastikan FPK kabupaten/kota menjalankan programnya dengan baik sesuai dengan Permendagri No 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah.
Pada kesempatan itu Wakil Sekretaris FPK Riau, Saparudin Koto, SP menambahkan bahwa FPK bertugas memfasilitasi, membina, dan mengoordinasikan penyelenggaraan pembauran kebangsaan di wilayahnya masing-masing, baik di tingkat kota, kecamatan, maupun desa/kelurahan. FPK juga bertugas menjaring aspirasi masyarakat, menyelenggarakan forum dialog, serta mensosialisasikan kebijakan terkait pembauran kebangsaan.
"Parade Bhineka Tungga IKa di tingkat Provinsi Riau dilaksanakan setiap tahun. Alangkah baiknya juga dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan, yakni Parade yang menampilkan paguyuban-paguyuban serta pergelaran budaya masing-masing paguyuban. Acara ini cukup efektif menyampaikan pesan bahwa kita berbeda namun harus tetap satu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika," katanya.
Menyambut masukan dari sejumlah Pengurus FPK Riau, Bupati Pelalawan menyampaikan bahwa merawat pembauran kebangsaan adalah satu keharusan. Dia mengaku selalu berkoordinasi an mensuport program-program kerja FPK Pelalawan. Baginya meski kita berbeda namun harus tetap Bersatu.

"Untuk Parade Bhineka Tunggal Ika kita akan melaksanakan. Ini mungkin pasnya persempena di Hari HUT Kabupaten pelalawan di akhir tahun ini," katanya.
Paguyuban di Riau Kompleks
Riau Kompleks, adalah sebuah kawasan perumahan yang dibangun oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, untuk karyawan dan keluarga mereka di Pangkalan Kerinci, Riau. Kompleks ini juga menjadi pusat operasional RAPP di Indonesia.
Riau Kompleks tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga berbagai fasilitas seperti sekolah, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan fasilitas olahraga, menciptakan lingkungan yang dinamis dan mendukung kehidupan masyarakat yang beragam.
Dalam kunkernya ke Pelalawan, Rombongan FPK Riau berkesempatan mengunjungi Riau Kompleks. Rombongan FPK Riau disambut beberapa manajemen RAPP di Hotel Unigraha. Di antaranya Koordinator Community and Religius Affairs (CRA) PT RAPP, Ishak, External Comms Manager PT RAPP, Budhi Firmansyah dan SHR Manager, Mabrur.
Ishak yang juga Sekretaris FPK Pelalawan menyampaikan bahwa saat ini di RAPP terdapat 12 Paguyuban. Paguyuban-paguyuban itu diberi kesempatan seluas-luasnya melaksanakan sejumlah kegiatan kedaerahan sesuai asalnya masing-masing.
Salah satu kegiatan paguyuban di Riau Kompleks, adalah Pekan Seni Budaya (PSB), merupakan ajang tahunan yang menampilkan keberagaman budaya dan seni dari berbagai paguyuban yang ada di lingkungan tersebut. Paguyuban di Riau Kompleks, seperti Ikatan Keluarga Riau (IKMR), PERMASA (Persatuan Masyarakat Aceh), HIKMAT (Himpunan Keluarga Muslim Asal Tapanuli), dan lainnya, aktif berpartisipasi dalam PSB.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota paguyuban dan merayakan serta melestarikan kekayaan budaya di Riau. Dalam PSB, setiap paguyuban menampilkan ciri khas budaya mereka, termasuk seni tari, musik, kuliner tradisional, dan juga pakaian adat. PSB biasanya berlangsung selama seminggu dan dilaksanakan pada malam hari untuk mengakomodasi jadwal kerja karyawan**