Mar 2026
07

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Satgas tuntaskan pemusnahan udang re-impor terkontaminasi Cesium-137
nusantara | Kamis, 27 November 2025 | 18:47:13 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Petugas memasukkan kotak berisi udang yang diimpor kembali ke Indonesia setelah diketahui terkontaminasi zat radiokatif Cesium-137 untuk dilakukan pemusnahan di fasilitas pengolahan limbah B3 milik PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PT PPLI)

JAKARTA - Pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 (Cs- 137) telah menuntaskan pemusnahan produk udang re-impor atau produk impor yang dikembalikan karena terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137.

Dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq selaku Ketua Harian Satgas Cs-137 menyampaikan penuntasan pemusnahan pada Rabu (26/11) dilakukan terhadap 494 karton udang milik PT BMS yang sudah diperiksa oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan dinyatakan tidak layak diedarkan.

"Prioritas utama kami adalah melindungi kesehatan masyarakat dan menjamin keamanan lingkungan dari potensi bahaya radiasi," ujar Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq.

Baca :

Hasil pemeriksaan Bapeten memperlihatkan produk udang yang dikembalikan itu tidak layak diedarkan berdasarkan parameter laju dosis radiasi menurut standar FDA Amerika Serikat (AS). Meski hasil pengujian basah menunjukkan kandungan Cs-137 di bawah 100 becquerel (bq)/kg batas yang dapat dilepas ke lingkungan.

Menteri LH Hanif menyebut pemerintah tetap menetapkan produk tersebut sebagai limbah B3 non-radioaktif agar penanganan dilakukan secara maksimal dan menghilangkan seluruh potensi risiko.
Proses pemusnahan dilaksanakan dengan metode insinerasi atau pembakaran di fasilitas pengolahan limbah B3 yang telah mendapat izin dari KLH/BPLH menggunakan insinerator tipe Vertical Stoker pada suhu 800 sampai 900 derajat Celcius.

Fasilitas itu dilengkapi Peralatan Pengendalian Emisi Udara dan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) guna memastikan tidak ada dampak pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Abu hasil insinerasi ditangani melalui makro enkapsulasi dengan solidifikasi/concrete dalam kotak High-Density Polyethylen (HDPE), kemudian ditempatkan di landfill kelas 1 yang dioperasikan PT PPLI.

Dia memastikan proses pemusnahan dilakukan sesuai protokol keamanan radiasi dan lingkungan.

Menteri LH Hanif menambahkan upaya mitigasi dan dekontaminasi cemaran Cs- 137 di Kawasan Cikande, Banten, terus dilakukan secara intensif oleh Satgas.
Progres menunjukkan hasil signifikan, dimana fasilitas pabrik yang terkontaminasi telah selesai didekontaminasi dan kembali beroperasi.

Hingga kini material terkontaminasi Cs-137 yang berhasil dipindahkan mencapai 1116.6 ton, ditempatkan di interim storage PT PMT. Seluruh proses dekontaminasi ditargetkan selesai akhir November.(ant)

Terbaru
dunia
Balas Serangan Israel, Iran Tembakkan Rentetan Rudal dan Drone
Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:19:03 WIB
potret
Masjid Paripurna Al-Hidayah Gelar Nuzulul Quran
Jumat, 6 Maret 2026 | 23:04:19 WIB
potensa
Mal SKA Gelar Buka Bersama Manajemen dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 22:30:43 WIB
dunia
1.230 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Jumat, 6 Maret 2026 | 17:02:54 WIB
sportainment
Dikalahkan Crystal Palace, Spurs Dekati Zona Degradasi
Jumat, 6 Maret 2026 | 08:42:58 WIB
etalase
SPS Riau Gelar Buka Puasa Bersama Mitra dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 00:03:28 WIB
Artikel Popular
1
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Nasional
Pemerintah Imbau Jemaah Indonesia Tunda...
Senin, 2 Maret 2026 | 08:12:35 WIB
BPDP Dukung Program Biodiesel Sebagai Ketahan...
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09:20 WIB