Okt 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Tanggap Bencana di Sumatera, Umri Kirim Relawan Bantu Penanganan Bencana
pekanbaru | Rabu, 3 Desember 2025 | 14:29:11 WIB
Editor : vivi | Penulis : rls/vivi

PEKANBARU — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan memberangkatkan relawan untuk membantu penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk respon bencana di Sumatera Utara, Umri mengirimkan relawan ke tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Kota Sibolga. Sebanyak lima relawan diberangkatkan, Rabu (29/11/25). Mereka terdiri dari Gunawan Trisna Wijaya, Nur Oktavia, dan Raffi Agusti (Mapala Umri), Engelina Fransiska (Kantor Layanan Lazismu Umri), serta Bayu Saputra (Himpunan Mahasiswa Manajemen).

Selanjutnya,  Rabu (3/12/25), Umri kembali memberangkatkan empat relawan untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Barat. Relawan tersebut Adalah Muhammad Fakri Avenza dan Rama Arya Wijaya (Himpunan Mahasiswa Manajemen), Muhatir (Mapala Umri), dan Ahmad Aziz Arya (Kantor Layanan Lazismu Umri). 

Baca :

Pengiriman relawan ini merupakan wujud komitmen Umri dalam mendukung upaya kemanusiaan pada situasi kebencanaan yang dalam beberapa waktu terakhir melanda Pulau Sumatera. Seluruh relawan dikoordinasikan oleh PW Muhammadiyah Riau melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan organisasi kebencanaan lainnya untuk memastikan kontribusi yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.

Wakil Rektor III Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, MSi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kesiapan dan respon cepat mahasiswa dalam aksi tanggap bencana ini.

“Pengiriman relawan mahasiswa Umri ini merupakan bentuk nyata dari komitmen universitas dalam menjalankan misi kemanusiaan, serta wujud tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Beliau juga mengapresiasi dedikasi para relawan yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanan untuk membantu warga terdampak bencana. Prof Jufrizal berharap kontribusi relawan Umri dapat memberikan dampak signifikan dalam proses pemulihan di wilayah terdampak.

Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA, dihubungi terpisah menilai bahwa bencana yang terjadi di beberapa daerah telah menimbulkan duka mendalam serta tantangan besar dalam pemulihan. Namun demikian, Ia menekankan bahwa dalam setiap musibah selalu hadir kekuatan besar berupa solidaritas kemanusiaan.

“Hari ini, adik-adik mahasiswa menunjukkan wujud nyata dari nilai ta’awun, kepedulian, dan kemanusiaan yang menjadi ruh perjuangan Muhammadiyah. Kalian hadir bukan sebagai tamu, tetapi sebagai saudara bagi para penyintas bencana,” paparnya.

Rektor juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para relawan serta menjaga niat tulus dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Jaga keselamatan, jaga nama baik Umri dan Muhammadiyah, tunjukkan perilaku santun, ikhlas, cepat, tepat, dan sigap membantu masyarakat. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran hidup yang memperkuat karakter dan kepemimpinan masa depan,” ucap Saidul Amin.

Selain mengirim relawan, Umri menegaskan fokus kuat pada upaya penggalangan dana untuk membantu korban banjir yang terdampak paling parah di sejumlah wilayah. Melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu, Umri membuka posko dan rekening donasi yang dapat diakses oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni. Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi a.n. KL Lazismu UMRI – Bank Syariah Indonesia (BSI) di Nomor Rekening 720-3040-657.

Penggalangan dana ini menjadi bagian penting dari gerakan solidaritas Umri, seiring meningkatnya kebutuhan logistik dasar, alat kebersihan, pakaian layak pakai, dan keperluan pemulihan bagi warga terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kegiatan penggalangan dana ini terus disosialisasikan di berbagai unit dan fakultas di lingkungan Umri, sebagai wujud nyata bahwa seluruh civitas akademika turut mengambil peran dalam meringankan beban masyarakat. **

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Rumuskan Arah Pembangunan Kelapa Sawit Melalui RAD-KSB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:42:07 WIB
pekanbaru
27.250 Masyarakat Riau Terserang ISPA, Pekanbaru Tertinggi
Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:40:37 WIB
potensa
PT AIP Minamas Plantation Tunaikan FKPM Rp57 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:41:59 WIB
politik
Perpres Ojol Rampung, Potongan Biaya Platform Maksimal 8 Persen
Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:06:36 WIB
pekanbaru
Pagi Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Kategori Sangat Tidak Sehat
Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:00:00 WIB
etalase
Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026 | 07:33:06 WIB
nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
3
5
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Brigjen Simson Zet Ringu Resmi Jabat Wakapolda Riau...
Sabtu, 26 September 2026 | 13:36:30 WIB
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB