|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Banjir yang sering terjadi di Jalan Sembilang atau Sudirman Ujung, Kecamatan Rumbai, memicu kemacetan parah dan mengganggu mobilitas warga. Genangan air setinggi lutut orang dewasa saat hujan tiba membuat jalur vital penghubung Rumbai dan pusat Kota Pekanbaru berubah menjadi kubangan, terutama di sekitar Jembatan Siak IV.
Merespons kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebelumnya, Selasa (6/1/2026) sore sempat turun langsung meninjau lokasi. Di tengah sisa hujan yang masih membasahi kawasan tersebut, ia melihat langsung kerusakan jalan akibat rendaman air Sungai Siak yang meluap dalam dua pekan terakhir.
SF Hariyanto menegaskan, perbaikan dengan metode konvensional tidak lagi efektif untuk kondisi Jalan Sembilang. Menurutnya, karakteristik jalan yang berada di area cekungan dan kerap terendam air membuat aspal cepat rusak meski telah berulang kali di-overlay.
"Solusinya nanti jalan akan kita naikkan. Setiap dilakukan overlay selalu rusak, itu pemborosan anggaran. Lebih baik jalannya kita tinggikan selevel dengan Parit Belanda dan Jembatan Siak IV," tegas Hariyanto, Rabu (7/1/2026).
Ia menjelaskan, lemahnya sistem drainase di kiri dan kanan jalan membuat air tak memiliki jalur pembuangan saat debit Sungai Siak meningkat. Akibatnya, air menggenangi badan jalan dan merusak struktur aspal secara perlahan namun pasti.
"Setiap air naik, aspal itu tenggelam dan kehilangan daya ikatnya. Selama jalan masih berada di bawah permukaan air, kerusakan akan terus berulang," jelas SF Hariyanto.
Sebagai langkah darurat, Plt Gubernur Riau telah menginstruksikan Dinas PUPR-PKPP untuk segera melakukan penimbunan pada lubang-lubang jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan akses warga tetap terbuka. Perbaikan sementara dilakukan sembari menunggu genangan air surut agar pembangunan permanen dapat segera dimulai.
SF Hariyanto menegaskan, peninggian jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya menjaga akses publik dan denyut ekonomi warga Rumbai yang bergantung pada jalur tersebut.
"Mudah-mudahan setelah air surut segera kita perbaiki. Jika anggaran mencukupi, jalan ini akan kita tinggikan supaya ke depan tidak ada lagi genangan," tambahnya.
Kini, warga yang bermukim dan melintas di sekitar Jembatan Siak IV menaruh harapan besar pada realisasi solusi permanen tersebut. Mereka mendambakan akses jalan yang aman dan layak, tanpa lagi dihantui banjir dan kerusakan yang terus berulang dari tahun ke tahun.*