Mar 2026
07

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Hotspot Meningkat, Legislator Nasdem Munawar Syahputra: Pencegahan Karhutla Mutlak
pekanbaru | Jumat, 30 Januari 2026 | 05:50:15 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Munawar Syahputra SH MH

PEKANBARU - Jumlah titik panas atau hotspot sebagai indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Munawar Syahputra SH MH mengingatkan pencegahan karhutla mutlak.

"Berdasarkan pengalaman, terutama karhutla yang terjadi di lahan gambut akan sangat sulit diatasi walaupun menghabiskan banyak air untuk operasi pemadaman," ujar Munawar, Kamis (29/1) malam.

Oleh karena itu, lanjut Munawar, pencegahan menjadi kunci utama mengatasi karhutla. "Jika ditemukan titik api harus segera dipadamkan sehingga tidak meluas," ucapnya mengingatkan.

Baca :

Munawar yang merupakan Ketua Fraksi NasDem DPRD Riau mengatakan, karhutla bukan hanya merugikan sektor lingkungan, tetapi juga memberikan dampak negatif pada kesehatan masyarakat, ekosistem, dan perekonomian.

"Demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, saya memandang pentingnya respons cepat dan tindakan preventif dari semua pihak," kata Munawar.

Ia juga memandang perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat terkait bahaya karhutla. Ia meminta pemerintah menggelar kampanye edukasi yang masif dan terarah guna membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan. "Kampanye pembukaan lahan tanpa bakar harus terus digencarkan," katanya.

Munawar juga mengingatkan seluruh perusahaan untuk meningkatkan pengawasan terhadap lahan mereka. Ia meminta perusahaan meningkatkan patroli.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal mengatakan, pihaknya mencatat sejak tahun 2026, karhutla sudah terjadi di 10 kabupaten/kota dengan total luas 59,38 hektare (ha). Menurutnya, 10 daerah yang sudah terjadi karhutla yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai dan Pekanbaru.

"Hingga saat ini sudah 10 daerah di Riau yang ditemukan terjadi karhutla. Total luasan karhutla 59,38 ha," katanya, dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi Riau, Kamis.

Ia merincikan, karhutla di Dumai hingga saat ini tercatat seluas 7 ha, Bengkalis 15,01 ha, Kepulauan Meranti 2,70 ha, Siak 5,30 ha, Pekanbaru 8,43 ha, Kampar 7,25 ha, Pelalawan 6 ha, Inhu 1,30 ha, Inhil 5 ha, dan Kuansing 1,50 ha.

"Dari rincian luasan tersebut, juga ditemukan 200 hotspot atau titik panas dengan jumlah fire spot atau titik api sebanyak 40," ujar Edy.

Namun demikian, saat ini karhutla yang terjadi di beberapa wilayah tersebut dilaporkan sudah berhasil ditangani oleh tim gabungan di lokasi. "Laporan dari masing-masing daerah karhutla di wilayah sudah bisa ditangani. Sudah ada yang padam total dan ada juga yang masih proses pendinginan," sebutnya. 

Dalam upaya penanganan karhutla, disebutkan Edy, saat ini sudah banyak unsur yang terlibat. Mulai dari BPBD kabupaten/kota, TNI-Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api, dan juga pihak perusahaan.*

Terbaru
dunia
Balas Serangan Israel, Iran Tembakkan Rentetan Rudal dan Drone
Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:19:03 WIB
potret
Masjid Paripurna Al-Hidayah Gelar Nuzulul Quran
Jumat, 6 Maret 2026 | 23:04:19 WIB
potensa
Mal SKA Gelar Buka Bersama Manajemen dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 22:30:43 WIB
dunia
1.230 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Jumat, 6 Maret 2026 | 17:02:54 WIB
sportainment
Dikalahkan Crystal Palace, Spurs Dekati Zona Degradasi
Jumat, 6 Maret 2026 | 08:42:58 WIB
etalase
SPS Riau Gelar Buka Puasa Bersama Mitra dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 00:03:28 WIB
Artikel Popular
1
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Nasional
Pemerintah Imbau Jemaah Indonesia Tunda...
Senin, 2 Maret 2026 | 08:12:35 WIB
BPDP Dukung Program Biodiesel Sebagai Ketahan...
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09:20 WIB