|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kodam XIX/Tuanku Tambusai menyiagakan 5.750 personel untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Kapendam XIX/Tuanku Tambusai Letkol MF Rangkuti mengatakan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif yang telah disusun secara komprehensif oleh Kodam beserta seluruh jajaran kewilayahan.
“Kodam XIX/Tuanku Tambusai telah menyiapkan personel, peralatan, serta sistem komando dan pengendalian yang terintegrasi. Seluruh jajaran siap digerakkan sewaktu-waktu sesuai perkembangan situasi Karhutla di lapangan,” ujar Letkol MF Rangkuti, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, ribuan personel tersebut disiagakan melalui sistem komando kewilayahan, mulai dari tingkat Kodam, Korem, Kodim hingga Koramil.
Pengerahan personel dan penggunaan peralatan dilakukan secara berjenjang dan terpadu, serta bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, Polri, dan instansi terkait lainnya.
“Sinergi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, terutama pada fase pemadaman dini,” tegasnya.
Selain kesiapan personel, Kodam XIX/Tuanku Tambusai juga telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung yang digelar di satuan-satuan Kodim.
Peralatan tersebut antara lain 24 unit mesin mini striker, 6 unit mesin pompa air Robin, 2 unit mesin pompa air Firman, 32 roll selang isap, 61 roll selang buang, serta 26 buah nozel.
“Seluruh peralatan sudah didistribusikan ke satuan kewilayahan dan berada dalam kondisi siap pakai. Pengecekan dan pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas respons di lapangan, terutama di wilayah rawan dan sulit dijangkau,” jelas Kapendam.
Lebih lanjut, Letkol MF Rangkuti mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Kami berharap kesadaran masyarakat terus meningkat. Pencegahan adalah kunci utama. Dukungan insan pers juga sangat penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menyejukkan,” ujarnya.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Karhutla, demi menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.*