|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Menjelang bulan suci Ramadan, operasional di ruas Tol Pekanbaru - Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru - Bangkinang dipastikan tetap berjalan normal tanpa kebijakan khusus yang berbeda dari hari biasa. Pengelola memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal, disertai perawatan rutin dan penguatan koordinasi bersama kepolisian.
Kepala Regional Tol Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) PT Hutama Karya (Persero), Bromo Waluko Utomo, Rabu (18/2/2026), menegaskan tidak ada perubahan signifikan dalam sistem pelayanan maupun pengoperasian jalan tol menjelang Ramadan.
"Kita melayani seperti biasa. Untuk operasional tidak ada perubahan khusus menjelang Ramadan," ujarnya.
Terkait kondisi jalan, Bromo memastikan program pemeliharaan rutin tetap berjalan di kedua ruas tol tersebut. Jika ditemukan kerusakan seperti lubang di badan jalan, perbaikan akan segera dilakukan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna.
"Kalau lubang itu pasti ada, namun perawatan harus tetap dilaksanakan. Ketika ada lubang, akan segera ditutup," tegas Bromo.
Selain penambalan, program perawatan berkala seperti microsurfacing atau pelapisan ulang permukaan jalan juga dilaksanakan sesuai rencana kerja masing-masing kepala ruas. Dan untuk upaya menjaga kualitas infrastruktur sekaligus menekan potensi kerusakan jalan akibat kendaraan bermuatan berlebih, pengelola telah memasang dan menambah alat Weigh in Motion (WIM) di sejumlah titik strategis.
"Di ruas Tol Pekanbaru - Bangkinang, satu unit WIM terpasang di wilayah Kota Kampar. Sementara di Tol Pekanbaru - Dumai, ada tambahan dua unit WIM di Gerbang Tol Dumai dan Kandis Selatan," bebernya.
Keberadaan alat ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
Dari sisi keselamatan, seluruh perlengkapan pendukung seperti rambu-rambu, penerangan jalan umum, hingga fasilitas keselamatan lainnya dipastikan dalam kondisi lengkap dan terawat sejak awal operasional.
Tidak itu, HK sebagai pengelola juga terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan jajaran Direktorat Lalu Lintas di daerah. Evaluasi dan tindak lanjut terhadap rekomendasi kepolisian, seperti penambahan rambu atau penerangan di titik rawan, dilakukan secara berkala.
"Kita bekerja sama dengan Dirlantas. Biasanya kita menindaklanjuti apa yang menjadi rekomendasi mereka, seperti penambahan rambu atau penerangan," tambahnya.
Menjelang Ramadan, ucap Bromo lagi, biasanya terdapat program nasional dari Korlantas Polri yang berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk penyiapan posko pelayanan.
"Tetapi untuk pelaksanaannya di daerah, kita (HK) masih menunggu arahan resmi lebih lanjut," jelasnya.
Dengan tetap berjalannya perawatan rutin, pengawasan kendaraan ODOL melalui WIM, serta koordinasi intensif bersama kepolisian, pengelola optimistis keamanan dan kenyamanan pengguna Tol Permai dan Tol Bangkinang tetap terjaga.*