Sep 2026
05

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pekanbaru Masih Nihil Kasus Malaria
pekanbaru | Rabu, 18 Februari 2026 | 20:54:56 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : pekanbaru.co.id
ilustrasi

PEKANBARU - Kota Pekanbaru masih nihil kasus malaria pada awal tahun 2026. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru memastikan tidak ada kasus malaria dari Januari hingga 13 Februari.

"Sampai pertengahan Februari belum ditemukan adanya laporan kasus malaria yang dialami oleh warga Kota Pekanbaru," terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto.

Dirinya menyebut bahwa status nihil kasus meliputi kasus transmisi lokal maupun kasus impor. Ia memastikan belum ada pasien yang terpapar malaria dari luar daerah menjalani perawatan di Kota Pekanbaru.

Baca :

"Jadibdari awal Januari hingga kini belum ada laporan kasus malaria yang dirawat di fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru, memang masih nihil, termasuk untuk kasus malaria impor," jelasnya.

Pihaknya tidak berdiam diri walau tidak ada kasus malaria hingga kini di Kota Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

"Apabila nanti ditemukan kasus, terutama bagi pasien dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis, kami sudah siapkan SOP," paparnya.

​Tim Dinkes Kota Pekanbaru bakal langsung melakukan lima langkah respons cepat. Pertama melakukan investigasi epidemiologi dengan melakukan pelacakan riwayat perjalanan pasien dan keluarga selama berada di rumah sakit untuk memastikan sumber penularan.

Kedua lewat uji silang atau cross check dengan melakukan pemeriksaan ulang terhadap sediaan darah pasien guna memastikan akurasi hasil laboratorium. Ketiga lewat pengobatan sesuai petunjuk teknis setelah hasil laboratorium dinyatakan positif.

Petugas di layanan kesehatan bisa memberikan pengobatan malaria sesuai dengan petunjuk teknis Kementrian Kesehatan RI. Keempat dengan kontak survei yaitu melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita.

​Kelima, yaitu edukasi masyarakat. Petugas dinas kesehatan dan puskesmas akan turun langsung menyebarluaskan informasi tentang bahaya malaria dan langkah-langkah pencegahannya.
​
"Langkah-langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif agar kasus impor tidak berkembang menjadi penularan lokal di Pekanbaru," paparnya.

Pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat. Apabila mengalami gejala demam setelah bepergian dari wilayah rawan malaria.*

Terbaru
meranti
Hingga Malam, Brimob Polda Riau Tak Berhenti Padamkan Karhutla di Meranti
Sabtu, 5 September 2026 | 09:23:26 WIB
pekanbaru
Luas Lahan Terbakar di Riau Capai 18.770 Hektare
Sabtu, 5 September 2026 | 01:16:14 WIB
otomotif
Ini 15 Tipe Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru
Sabtu, 5 September 2026 | 01:03:18 WIB
hukum
Koalisi Minta PN Pelalawan Serius Adili Sindikat Gading Gajah
Jumat, 4 September 2026 | 21:48:53 WIB
hukum
Video Viral Picu Keresahan, Polda Sitanggang Jadi Tersangka Kasus ITE
Jumat, 4 September 2026 | 13:13:32 WIB
华 闻
Meriahkan HUT RI, PSMTI Riau Gelar Donor...
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:47:03 WIB
IKPI dan IKTS Kumpulkan Ratusan Kantong...
Senin, 24 Agustus 2026 | 00:08:57 WIB
Artikel Popular
1
4
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera...
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB