Mar 2026
07

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Riau Usulkan 10 Hektare Lahan untuk Kawasan Peternakan Terpadu
pekanbaru | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:22:00 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Dalam rangka mendukung pembangunan kawasan peternakan terpadu yang masuk dalam Program Strategis Nasional Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan penyediaan lahan seluas kurang lebih 10 hektare.

Langkah  diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan lahan tersebut merupakan bagian dari total sekitar 40 hektare yang tersedia dan siap dikembangkan.

Baca :

"Karena ini program strategis nasional, kami optimistis kawasan ini dapat tumbuh menjadi sentra peternakan modern yang terintegrasi," ungkap Mimi, Selasa (24/2/2026).

Kawasan peternakan terpadu ini dirancang mencakup berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pabrik pakan ternak, peternakan ayam petelur dan ayam pedaging skala besar, hingga industri pengolahan hasil peternakan. Selain itu, akan dibangun fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) guna menjaga kualitas produk sebelum didistribusikan ke pasar.

Konsep integrasi dari hulu ke hilir tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi produksi dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi sektor peternakan.

"Dengan sistem terpadu, rantai pasok daging dan produk peternakan diharapkan menjadi lebih stabil, efisien, dan terjamin kualitasnya," sebut Mimi.

Tak hanya fokus pada peningkatan produksi protein hewani, tambah Mimi, proyek ini juga diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi daerah. Kehadiran industri pengolahan daging dinilai akan membuka peluang investasi baru di sektor agribisnis sekaligus memperluas pasar produk lokal.

"Integrasi ini akan berdampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi," terang Mimi.

Disamping itu, Pemprov Riau juga berkomitmen melibatkan lulusan SMK bidang pertanian dan peternakan dalam operasional kawasan tersebut. Skemanya mulai dari praktik kerja lapangan hingga peluang rekrutmen tenaga kerja.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, kawasan peternakan terpadu ini diharapkan menjadi model pengembangan peternakan modern di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Riau sebagai salah satu lumbung pangan strategis nasional. *

Terbaru
dunia
Balas Serangan Israel, Iran Tembakkan Rentetan Rudal dan Drone
Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:19:03 WIB
potret
Masjid Paripurna Al-Hidayah Gelar Nuzulul Quran
Jumat, 6 Maret 2026 | 23:04:19 WIB
potensa
Mal SKA Gelar Buka Bersama Manajemen dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 22:30:43 WIB
dunia
1.230 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Jumat, 6 Maret 2026 | 17:02:54 WIB
sportainment
Dikalahkan Crystal Palace, Spurs Dekati Zona Degradasi
Jumat, 6 Maret 2026 | 08:42:58 WIB
etalase
SPS Riau Gelar Buka Puasa Bersama Mitra dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 00:03:28 WIB
Artikel Popular
1
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Nasional
Pemerintah Imbau Jemaah Indonesia Tunda...
Senin, 2 Maret 2026 | 08:12:35 WIB
BPDP Dukung Program Biodiesel Sebagai Ketahan...
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09:20 WIB