|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU– Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau pada Januari 2026 tercatat sebanyak 5.532 kunjungan melalui empat pintu utama masuk imigrasi.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Asep Riyadi, Senin (2/3/2026), mengatakan angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Riau melalui pintu masuk utama imigrasi pada Januari 2026 mencapai 5.532 kunjungan, jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 20,95 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month) yang mencapai 6.998 kunjungan. Begitu juga bila dibandingkan dengan Januari 2025 kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 10,75 persen (year-on-year),” ujar Asep.
Dari total 5.532 kunjungan, sebanyak 2.744 wisman masuk melalui Bandara SSK II. Kemudian 1.112 kunjungan melalui Pelabuhan Dumai, 1.122 kunjungan melalui Pelabuhan Bengkalis, dan 554 kunjungan melalui Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Secara moda transportasi, kunjungan wisman didominasi angkutan laut sebesar 50,40 persen, sedangkan angkutan udara berkontribusi 49,60 persen.
“Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama imigrasi dengan moda angkutan udara pada Januari 2026 mencapai 2.744 kunjungan, turun 27,31 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month), sebaliknya, jika dibandingkan dengan Januari 2025 (year-on-year) mengalami kenaikan sebesar 2,24 persen,” jelasnya.
Penurunan kunjungan hampir terjadi di semua pintu masuk imigrasi, kecuali Bandara SSK II. Asep menyebutkan, wisman yang berkunjung ke Riau pada Januari 2026 masih didominasi oleh warga negara Malaysia.
“Jumlah kunjungan wisman ke Riau selama Januari 2026 didominasi oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 2.754 kunjungan atau 49,78 persen. Diikuti oleh wisman asal Singapura sebanyak 213 kunjungan atau 3,85 persen, kemudian wisman asal Tiongkok sebanyak 167 kunjungan atau 3,02 persen, wisman asal India sebanyak 94 kunjungan atau 1,70 persen, dan wisman asal Prancis sebanyak 54 kunjungan atau 0,98 persen,” paparnya.
Kunjungan wisman asal Belanda tercatat mengalami penurunan paling besar dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sebesar 66,67 persen. Disusul penurunan kunjungan dari Malaysia sebesar 34,77 persen.*