|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan pemudik yang menggunakan angkutan umum di lebaran ini mencapai 10.003.583 orang. Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.
Selama periode H-8 hingga H-1 lebaran, jumlah penumpang mencapai lebih dari 10 juta orang. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Ernita Titis Dewi, mengatakan total penumpang angkutan umum pada 13-20 Maret 2026 mencapai 10.003.583 orang.
"Pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 hingga H-1 Lebaran tercatat mencapai 10.003.583 orang, ini menunjukkan kenaikan 9,23 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 sebanyak 9.158.315 orang," ujar Titis dilansir dari Antara, Minggu (22/3/2026).
Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau meningkat di sejumlah titik. Pada H-1, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat 117.016 unit, sedangkan yang masuk mencapai 66.210 unit.
Secara total, pergerakan kendaraan di gerbang tol wilayah Jabodetabek mencapai 248.349 unit, sementara di luar Jabodetabek sebanyak 236.758 unit. Di jalan arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek mencapai 474.454 unit dan yang masuk 360.479 unit.
Adapun di jalur arteri non-Jabodetabek tercatat 491.901 unit kendaraan. Titis menjelaskan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 59 Tahun 2026, dengan pengawasan yang dilakukan secara terpadu di berbagai simpul transportasi.
Untuk data harian H-1 (20/3), jumlah penumpang angkutan umum tercatat 915.635 orang. Rinciannya, kereta api melayani 302.823 penumpang, terdiri dari 178.006 penumpang antarkota dan 124.817 penumpang regional.
Angkutan udara melayani 207.261 penumpang, dengan 161.598 penumpang domestik dan 45.663 penumpang internasional. Sementara angkutan laut mencatat 54.693 penumpang, penyeberangan 189.804 penumpang, serta angkutan darat 161.054 penumpang, yang terdiri dari 145.340 penumpang bus dan 15.714 penumpang travel.
Dari sisi ketepatan waktu, kinerja angkutan umum pada H-1 cukup baik. Kereta api antarkota mencatat on time performance (OTP) sebesar 98,20 persen, sementara kereta regional 98,90 persen. Untuk angkutan udara, OTP domestik tercatat 85,79% dan internasional 70,24%.
Adapun angkutan laut mencatat OTP 95,70%, penyeberangan 63,19%, dan angkutan darat 72,49%. Pihaknya menegaskan akan terus memastikan pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar melalui koordinasi lintas sektor serta pemantauan intensif.*