|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Di tengah perkembangan dunia kreatif yang semakin pesat, bakat anak-anak kini semakin beragam dan mulai terlihat sejak usia dini. Salah satunya ditunjukkan oleh Anindita Keisha Zahra Ryani, seorang siswi kelas 1 di MI Muhammadiyah 03 Pekanbaru, Riau, yang mulai menapaki dunia modeling dengan penuh semangat dan percaya diri.
Di usianya yang masih sangat muda, Anindita sudah berani tampil di atas catwalk dan di depan kamera dalam berbagai sesi foto serta video. Dengan balutan busana yang anggun dan ekspresi yang natural, ia mampu memancarkan pesona khas anak-anak yang lugu namun penuh percaya diri.
Orang tuanya, Ryan dan Herni, mengungkapkan bahwa ketertarikan Anindita pada dunia modeling sudah terlihat sejak kecil. Awalnya, mereka hanya ingin melatih keberanian sang anak untuk tampil di depan umum. Namun, seiring berjalannya waktu, bakat tersebut semakin berkembang dan menjadi aktivitas yang ia sukai.
“Sebagai orang tua, kami hanya ingin melihat anak kami bahagia dan berani tampil. Ternyata dia menikmati prosesnya, bahkan semakin semangat setiap kali ada kegiatan modeling,” ujar sang mama dengan penuh haru, Rabu (8/4).
Perjalanan ini tentu tidak lepas dari berbagai pengorbanan. Mulai dari persiapan busana, makeup, hingga kebutuhan foto dan video, semua dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh orang tua terhadap minat anak. Meski demikian, pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi keluarga.
Anindita dikenal sebagai anak yang ceria dan mudah bergaul di lingkungan sekolah. Di sela-sela kesibukannya, ia tetap aktif mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas modeling tidak mengganggu kewajibannya sebagai pelajar.
Bagi sang mama, setiap langkah kecil yang ditempuh anaknya memiliki makna yang begitu besar. Tidak hanya sekadar tampil cantik di atas catwalk dan depan kamera, tetapi juga proses pembelajaran tentang keberanian, disiplin, serta rasa percaya diri.
“Tidak apa-apa mama harus banyak mengeluarkan biaya, yang penting kakak semangat. Semua ini untuk masa depan kakak,” ungkap Herni, menggambarkan besarnya harapan dan cinta seorang mama kepada anaknya.
Kisah Anindita Keisha Zahra Ryanai menjadi inspirasi bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan sejak dini. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang positif, bakat tersebut dapat tumbuh dan membawa pengalaman berharga bagi masa depan sang anak.
Selain itu, kegiatan modeling juga membantu mengurangi kebiasaan bermain gawai dan mengarahkan anak pada aktivitas yang lebih positif dan bermanfaat. "Apalagi, anak zaman sekarang itu kan sudah dari kecil main gadget. Jadi, dengan menekuni dunia modeling, sebenarnya juga membantu anak membangun diri dan juga bersosialisasi," tutur Herni.*