Okt 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
RSUD Arifin Achmad Sukses Tangani Kasus Langka Remaja Dengan Dua Rahim
pekanbaru | Rabu, 15 April 2026 | 11:57:50 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : mediacentre.riau

PEKANBARU  -  RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berhasil menangani kasus medis langka yang dikenal sebagai sindrom Herlyn-Werner-Wunderlich (HWW) pada seorang pasien remaja berusia 14 tahun.

Kasus ini tergolong unik karena pasien diketahui memiliki dua rahim, dua serviks, satu vagina, dan hanya satu ginjal. Kondisi tersebut menyebabkan salah satu rahim mengalami sumbatan, sehingga darah menstruasi tidak dapat keluar dan menumpuk hingga ke saluran tuba.

Akibatnya, pasien mengalami pembesaran dan peregangan organ reproduksi yang memicu nyeri hebat di perut setiap kali menstruasi.

Baca :

Penanganan kasus ini melibatkan tim dokter spesialis, yakni dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi, dr. Imelda E Baktiana serta dokter spesialis Obgyn Konsultan Uroginekologi dan Rekonstruksi, dr. Dafnil Akhir Putra.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan penunjang seperti USG abdomen, USG transrektal, dan MRI, tim dokter memutuskan melakukan operasi gabungan pada Senin (13/04/2026).

“Kasus ini termasuk langka karena kemungkinan terjadinya di bawah 1 persen atau sekitar 1 dari 600 pasien dengan gangguan pembentukan organ reproduksi,” ujar dr. Imelda.

Dalam tindakan tersebut, dr. Dafnil bertugas membuka dinding atau sekat yang menyumbat rahim melalui liang vagina, kemudian mengeluarkan darah menstruasi yang menumpuk serta melakukan rekonstruksi vagina agar kembali seperti semula.

Sementara itu, dr. Imelda melakukan prosedur histeroskopi, yakni tindakan minimal invasif menggunakan selang tipis berkamera untuk melihat kondisi rongga rahim. Ia juga melakukan laparoskopi guna membersihkan darah yang telah menyebar hingga ke rongga perut.

“Melalui histeroskopi dan laparoskopi, kami dapat memastikan kondisi rahim sekaligus membersihkan darah yang sudah menyebar ke rongga perut secara minimal invasif,” jelas dr. Imelda.

Pascaoperasi, kondisi pasien dilaporkan stabil. Jika tidak ada kendala, pasien direncanakan dapat pulang sehari setelah tindakan dan melanjutkan kontrol rutin di poliklinik.

Terkait kondisi dua rahim yang dialami pasien, dr. Imelda dan dr. Dafnil menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi akibat kelainan atau kegagalan pembentukan organ reproduksi sejak awal kehamilan.

“Meskipun mekanisme kelainan fisiknya sudah diketahui, penyebab pasti gangguan perkembangan embrio ini belum sepenuhnya dipahami,” terang dr. Dafnil.

Keduanya juga mengimbau para ibu yang sedang merencanakan kehamilan maupun yang sedang hamil untuk menjaga asupan gizi dan rutin memeriksakan kandungan.

“Kami berpesan agar ibu hamil mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan atau posyandu terdekat,” ujar dr. Imelda.

Selain itu, orang tua juga diminta lebih waspada terhadap kondisi anak perempuan yang memasuki masa pubertas.

“Apabila anak perempuan usia 10 hingga 14 tahun mengalami nyeri haid berlebihan atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambah dr. Dafnil.

Pihak rumah sakit juga menegaskan kesiapan dalam menangani kasus serupa. “Jangan ragu apabila dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, karena kami memiliki tenaga medis dan peralatan yang sangat mumpuni untuk menangani kasus seputar kandungan dan sistem reproduksi wanita,” tutup dr. Imelda. *

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Rumuskan Arah Pembangunan Kelapa Sawit Melalui RAD-KSB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:42:07 WIB
pekanbaru
27.250 Masyarakat Riau Terserang ISPA, Pekanbaru Tertinggi
Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:40:37 WIB
potensa
PT AIP Minamas Plantation Tunaikan FKPM Rp57 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:41:59 WIB
politik
Perpres Ojol Rampung, Potongan Biaya Platform Maksimal 8 Persen
Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:06:36 WIB
pekanbaru
Pagi Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Kategori Sangat Tidak Sehat
Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:00:00 WIB
etalase
Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026 | 07:33:06 WIB
nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
3
5
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Brigjen Simson Zet Ringu Resmi Jabat Wakapolda Riau...
Sabtu, 26 September 2026 | 13:36:30 WIB
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB