Sep 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Jejak Kepemimpinan Saleh Djasit Diabadikan Dalam Buku
pekanbaru | Rabu, 15 April 2026 | 19:10:00 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul "Jalan Hidup Anak Pujud" dinilai sebagai referensi penting untuk memahami kepemimpinan di Provinsi Riau, khususnya pada masa transisi reformasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, saat mewakili Plt Gubernur Riau dalam peluncuran buku di Balai Rung Tenas Effendy, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Rabu (15/4/2026).

Menurut Syahrial, buku tersebut tidak hanya merekam perjalanan hidup Saleh Djasit, tetapi juga menggambarkan dinamika kepemimpinan di Riau saat menghadapi perubahan besar di era reformasi.

Baca :

"Kepemimpinan beliau menunjukkan bagaimana seorang pemimpin diuji, bukan hanya dalam kondisi mudah, tetapi juga dalam situasi sulit," ujarnya.

Ia menambahkan, gaya kepemimpinan Saleh Djasit menitikberatkan pada stabilitas daerah, konsolidasi kelembagaan, serta arah pembangunan yang jelas di tengah perubahan sistem pemerintahan.

Syahrial juga menyoroti peran penting Saleh Djasit dalam menghadapi era otonomi daerah, termasuk merespons tuntutan pembentukan kabupaten dan kota baru di Riau. Selain itu, gagasan Visi Riau 2020 yang menempatkan adat dan budaya Melayu sebagai pusat kebudayaan Asia Tenggara dinilai menjadi fondasi penting pembangunan daerah.

"Beliau lebih banyak mendengar daripada berbicara, dan lebih banyak bekerja daripada sekadar menyampaikan," kata Syahrial, mengenang sosok pemimpin yang pernah menjadi atasannya tersebut.

Ia menegaskan, memahami kepemimpinan masa lalu menjadi kunci agar kebijakan ke depan lebih relevan dan berkesinambungan. Kontribusi Saleh Djasit, lanjutnya, telah menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan Riau.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Provinsi Riau, Marjohan Yusuf, menilai buku Jalan Hidup Anak Pujud sebagai karya bernilai besar bagi daerah.

Menurutnya, buku tersebut bukan sekadar catatan perjalanan hidup, melainkan juga cerminan fondasi pembangunan Riau ke depan. Ia menekankan pentingnya penulisan yang jujur sebagai pembelajaran bagi generasi penerus agar nilai-nilai baik tetap terjaga.

Rangkaian peluncuran buku ditutup dengan sesi "Sambung Rasa" berupa diskusi yang menghadirkan sejumlah akademisi sebagai panelis. Diskusi tersebut mengupas berbagai perspektif isi buku, sebelum acara diakhiri dengan doa dan makan siang bersama yang diiringi musik Melayu.*

Terbaru
sportainment
Real Madrid dan Man City Menang, Ini Hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam
Rabu, 9 September 2026 | 08:32:31 WIB
dumai
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemko Dumai Perkuat Arah Pembangunan
Rabu, 9 September 2026 | 06:07:06 WIB
dumai
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026
Selasa, 8 September 2026 | 21:18:27 WIB
pekanbaru
ISPA di Riau Tembus 10.783 Kasus
Selasa, 8 September 2026 | 17:14:54 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Belum Membaik
Selasa, 8 September 2026 | 14:42:03 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Riau
Selasa, 8 September 2026 | 08:33:10 WIB
inhu
Tekan Karhutla, Polres Inhu Luncurkan Program Toa Karhutla
Senin, 7 September 2026 | 22:04:36 WIB
华 闻
Pengurus IKTS Hadiri Mubes Permaskab Meranti...
Senin, 7 September 2026 | 20:05:36 WIB
Artikel Popular
1
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB
Tokoh-tokoh Dunia Bahas Dampak Teknologi...
Sabtu, 5 September 2026 | 21:26:11 WIB