Apr 2026
26

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Resmi Pimpin MPI Riau, Dikemri Siap Terjun ke Tengah Masyarakat
pekanbaru | Sabtu, 25 April 2026 | 19:20:08 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *
Dikemri mengibarkan pataka Matahari Pagi Indonesia (MPI) setelah dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Wilayah MPI Provinsi Riau periode 2026-2029 di Pekanbaru, Sabtu (25/4).

PEKANBARU - Dikemri secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Riau periode 2026-2029 dengan disaksikan oleh Ketua Majelis Pembina Pengurus Besar MPI yang juga Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, pada Sabtu (25/4) siang.

Selain Dahnil, pengukuhan yang digelar di Mahligai Ballrom Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru, juga dihadiri Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Besar MPI Mayor Jenderal TNI (Purn) Dendi Suryadi, Sekretaris Jenderal MPI Rachmat Tri Fahmi, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, akademisi Rocky Gerung, sejumlah rektor universitas di Riau, ketua organisasi kemasyarakatan, dan undangan lainnya.

Dalam pidato perdananya setelah pengukuhan, Dikemri menyatakan MPI Riau siap memberikan kontribusi untuk kemajuan Riau di masa depan. "Ini bukan sekadar pengukuhan, tetapi peneguhan niat dan tanggung jawab. Amanah yang kami terima bukanlah kehormatan semata, melainkan janji untuk hadir, bekerja, dan mengabdi dengan sepenuh hati di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca :

"Di bumi Melayu yang sarat nilai, kita diingatkan bahwa kekuatan bukan hanya pada jabatan, tetapi pada keikhlasan dalam menjalankan amanah. Matahari Pagi Indonesia Provinsi Riau harus menjadi cahaya—yang menghangatkan, memberi arah, dan hadir untuk masyarakat tanpa pamrih," kata Dikemri menambahkan.

Dikemri mengajak pengurus MPI Riau yang baru saja dikukuhkan untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak. "Mari kita buktikan, bahwa kita bukan hanya dilantik untuk berdiri, tetapi untuk bergerak. Bukan hanya untuk dikenal, tetapi untuk memberi manfaat," kata pria yang juga menjabat Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Riau tersebut.

"Di Riau, sinergi adalah kunci. Tidak ada satu pihak pun yang mampu berjalan sendiri. Pemerintah, tokoh adat, alim ulama, pemuda, perempuan, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat harus berjalan seiring, seirama, dan sejiwa. Karena persatuan bukan sekadar slogan, ia adalah kerja Bersama yang dijaga dengan rasa dan etika Melayu," sambung Dikemri.

Ia menyadari sepenuhnya, bahwa amanah ini hanya akan bermakna bila seluruh lini turut mengambil peran. "Matahari Pagi Indonesia Provinsi Riau membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya, karena pengabdian adalah kerja kolektif, bukan usaha perorangan. Kami berjanji, Matahari Pagi Indonesia Provinsi Riau akan melangkah dengan adat dijunjung, syarak dijaga, undang-undang dihormati. Lembut dalam tutur, tegas dalam sikap, ringan tangan dalam bekerja, dan lurus niat dalam mengabdi," pungkasnya.

Sementara itu, Majelis Pembina Pengurus Besar MPI Majelis Pembina Pengurus Besar MPI Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa gerakan MPI semula memang gerakan politik yang mendukung penuh dan turut mengantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden ke-8 RI.

Ia mengatakan, setelah menjadi Presiden, Prabowo menginginkan MPI memberikan kontribusi lebih besar untuk mendukung dan menjaga kebijakan sang Kepala Negara. "Kemudian, kami merangkul semua pihak sehingga gerakan MPI yang semula politik bergeser menjadi gerakan kebudayaan," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Dahnil, MPI terjun ke tengah masyarakat di berbagai bidang seperti pendidikan, sosial dan gerakan lainnya. "MPI punya gerakan membersihkan tempat ibadah. MPI sudah punya banyak mobil untuk operasional merbersihkan rumah ibadah. Selain itu, sepeda motor disebar di Indonesia untuk membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan," ujarnya.

Ia berharap MPI dapat hadir membawa solusi untuk masyarakat Riau. "Seperti tantangan anak muda. Kita ingin tradisi Melayu sebagai tradisi besar bangsa Indonesia itu bisa menginspirasi Indonesia. Misalnya tradisi literasi. Melayu itu punya pantun, pantun menunjukkan peradaban literasi yang tinggi karena tradisi menjaga kehidupan, kehidupan membaca, segala macam, dan menjaga budaya itu kuat sekali identik orang Melayu," katanya.

Selain gerakan-gerakan sosial, Dahnil mendorong MPI Riau turut membangun tradisi literasi melalui pendidikan. "Saya juga berharap MPI Riau mengakumulasikan kemajuan-kemajuan di Riau untuk melahirkan kemajuan baru," pungkasnya.*

Terbaru
otomotif
Dua Hari, Yadea Jalan Durian Servis Gratis Puluhan Motor Listrik
Minggu, 26 April 2026 | 00:10:00 WIB
etalase
Dorong Kolaborasi dan Pengabdian untuk Masyarakat
Sabtu, 25 April 2026 | 19:31:41 WIB
pekanbaru
Resmi Pimpin MPI Riau, Dikemri Siap Terjun ke Tengah Masyarakat
Sabtu, 25 April 2026 | 19:20:08 WIB
etalase
Hadapi Kemarau Panjang, APHI Riau Perkuat Langkah Antisipasi Karhutla
Sabtu, 25 April 2026 | 18:12:30 WIB
pekanbaru
KLB Ikatan Keluarga Jawa Riau Siap Digelar
Sabtu, 25 April 2026 | 14:54:48 WIB
etalase
PHR Perkuat Sinergi Dalam Mitigasi Karhutla di Riau
Sabtu, 25 April 2026 | 12:09:59 WIB
Artikel Popular
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Kepala UPT Mengaku Tertekan dan Takut Dimutasi...
Kamis, 23 April 2026 | 23:34:25 WIB
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB