Okt 2026
16

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur BNG-079 di Sumsel
etalase | Senin, 27 April 2026 | 13:15:55 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls

JAKARTA - Kinerja sektor hulu minyak dan gas (migas) kembali mencatatkan capaian positif. Kali ini, keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 di Struktur Benuang, Lapangan Adera, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menjadi sorotan.

Sumur tersebut dibor menggunakan Rig PDSI #41.3/N110UE milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan berhasil mencapai kedalaman 2.559 meter measured depth (mMD) hanya dalam waktu 38 hari. Capaian ini dinilai relatif cepat, sekaligus menghasilkan produksi awal yang signifikan.

Keberhasilan ini tak lepas dari penerapan teknologi walking rig atau cyber rig system yang memungkinkan perpindahan rig dilakukan tanpa pembongkaran besar. Teknologi tersebut membuat proses mobilisasi menjadi lebih efisien dan memangkas waktu non-produktif.

Baca :

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan kesiapan teknologi dan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan operasi migas yang semakin kompleks.

“Keberhasilan pengeboran sumur BNG-079 menjadi refleksi dari kesiapan teknologi, kapabilitas rig, serta kompetensi sumber daya manusia Pertamina Drilling. Kami terus berinovasi agar operasi berjalan lebih cepat, efisien, dan tetap mengedepankan keselamatan kerja,” ujar Avep dalam keterangan resmi.

Menurut dia, penggunaan teknologi walking rig menjadi salah satu faktor utama yang mendorong percepatan kinerja pengeboran.

“Teknologi ini memungkinkan perpindahan rig secara lebih cepat dan aman, sehingga dapat memangkas waktu rig move secara signifikan dan berdampak langsung pada percepatan keseluruhan program pengeboran,” jelasnya.

Di balik keberhasilan teknis tersebut, terdapat peran para pekerja yang menjalankan operasi dengan kompetensi tinggi dan disiplin. Sinergi juga terjalin dengan masyarakat di wilayah PALI dan Prabumulih, serta para pemangku kepentingan lainnya, sehingga kegiatan operasional dapat berjalan kondusif.

Aspek keselamatan kerja turut menjadi perhatian utama. Pengeboran sumur BNG-079 tercatat mencapai 52.320 jam kerja aman (safe man hours), yang menunjukkan penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) berjalan dengan baik.

Dengan dukungan teknologi, SDM, dan kolaborasi berbagai pihak, Pertamina Drilling kembali menunjukkan perannya dalam mendukung keberhasilan operasi migas nasional dan peningkatan produksi energi.*

Terbaru
pekanbaru
Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Untuk UMKM
Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:51:19 WIB
sportainment
Dua Personel Brimob Polda Riau Raih Tiga Prestasi di Kejurprov Anggar 2026
Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:53:57 WIB
pekanbaru
Diguyur Hujan, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Kategori Tidak Sehat
Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:24:34 WIB
sportainment
Gol di Injury Time, Juventus Kalahkan Celta Vigo 2-1
Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:13:23 WIB
pekanbaru
Wisuda ke-9, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Lepas 682 Lulusan
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:48:14 WIB
inhu
Sekda Inhu Tinjau Sekolah Penerima Bantuan Dana Revitalisasi
Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34:39 WIB
potensa
PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:25:07 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB