Sep 2026
22

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Di Balik Hujan Deras Pekanbaru, Loyalitas Simpatisan Abdul Wahid Tetap Terjaga
hukum | Rabu, 6 Mei 2026 | 10:49:23 WIB
Editor : Linda | Penulis :

PEKANBARU – Langit Pekanbaru sejak pagi tidak bersahabat. Hujan deras mengguyur tanpa jeda, membasahi halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (6/5/2026).

Namun cuaca buruk itu tidak sepenuhnya mampu menghalau langkah-langkah yang terus berdatangan ke area pengadilan. Di antara derasnya hujan, simpatisan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid tetap bertahan.

Dengan payung seadanya dan jas hujan yang menempel di tubuh, mereka memenuhi halaman hingga sisi-sisi luar gedung pengadilan. Sebagian lainnya terus bergerak mendekat, seolah hujan justru tidak menjadi penghalang.

Baca :

Suasana di depan PN Pekanbaru perlahan berubah menjadi ruang ekspresi terbuka. Suara dukungan bersahut-sahutan di antara riuh hujan yang jatuh ke aspal.

“Bebaskan Wahid, Wahid tak salah,” teriak sejumlah simpatisan berulang kali, mengiringi jalannya persidangan yang tengah berlangsung di dalam gedung.

Momen yang paling mencuri perhatian terjadi ketika Abdul Wahid tiba di lokasi. Di tengah kerumunan dan hujan yang belum reda, beberapa simpatisan tampak sigap mendekat, bahkan memayunginya menuju area pengadilan.

Adegan itu berlangsung singkat, namun cukup menjadi penanda kuatnya keterikatan emosional di antara pendukungnya.

Di dalam ruang sidang, suasana tak kalah padat. Kursi pengunjung terisi penuh bahkan sebelum majelis hakim memasuki ruang sidang.

Sejumlah warga terlihat berdiri di sisi ruangan untuk mengikuti jalannya persidangan dari dekat.

Di tengah keramaian itu, seorang simpatisan perempuan paruh baya menyampaikan pandangannya dengan suara mantap.

Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan bagian dari mobilisasi, melainkan bentuk keyakinan pribadi.

“Kami bukan massa bayaran,” ujarnya singkat.

Baginya, kehadiran di PN Pekanbaru adalah bentuk harapan agar proses hukum berjalan adil. Keyakinan itu, katanya, menjadi alasan untuk tetap bertahan di bawah hujan yang tak kunjung reda.

Hingga persidangan berlangsung, hujan masih mengguyur kota. Namun di halaman pengadilan, suara-suara dukungan tetap hidup, bercampur dengan gemuruh air hujan yang seolah menjadi latar dari sebuah loyalitas.*

Terbaru
inhu
Pimpin Upacara Harhubnas, Ini Yang Disampaikan Wabup Inhu
Selasa, 22 September 2026 | 14:33:02 WIB
pekanbaru
1.149 Hotspot Muncul di Sumatera, Riau Sumbang 13
Selasa, 22 September 2026 | 11:44:00 WIB
pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perkuat Penanggulangan Dampak Kabut Asap Kiriman
Selasa, 22 September 2026 | 08:53:14 WIB
inhil
Pemkab Inhil Berikan Penghargaan kepada PT BNS
Senin, 21 September 2026 | 20:17:15 WIB
etalase
Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction
Senin, 21 September 2026 | 15:27:39 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Sebagian Wilayah Riau Diperkirakan Kabur Asap
Senin, 21 September 2026 | 09:50:17 WIB
sportainment
Atletico Tundukkan 10 Pemain Real Madrid
Senin, 21 September 2026 | 07:08:20 WIB
Artikel Popular
1
5
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD...
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
hukum
Nasional
DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp57,23...
Jumat, 18 September 2026 | 11:46:37 WIB