|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Rengat - Pekanbaru, khususnya pada Seksi Junction Pekanbaru - Bypass Pekanbaru. Hingga April 2026, progres konstruksi proyek telah mencapai 76,30 persen, dengan pengadaan lahan sebesar 85,08 persen.
Ruas tol sepanjang 30,57 kilometer tersebut terbagi dalam tiga seksi, yakni Seksi Junction Pekanbaru–Rimbo Panjang (5,70 km), Seksi Rimbo Panjang–Siak (11,70 km), dan Seksi Siak–Bypass Pekanbaru (13,17 km). Sejumlah pekerjaan konstruksi saat ini dikerjakan secara paralel di berbagai titik.
Pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi Common Borrow Material (CBM), Separator Layer, Abutment Pile Slab, pemancangan Spun Pile, Lean Concrete (LC), hingga Rigid Pavement. Seluruh tahapan dikerjakan dengan menekankan mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.
Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan percepatan pembangunan ruas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional, khususnya penyelesaian jaringan JTTS.
"Ruas ini akan menjadi simpul penting yang mengintegrasikan jaringan tol di wilayah Riau. Kehadirannya akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatra," ujarnya.
Secara strategis, ruas Junction Pekanbaru - Bypass Pekanbaru akan menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai dengan ruas Pekanbaru - XIII Koto Kampar. Jika telah beroperasi penuh, pengguna jalan dapat melintasi jaringan tol secara terintegrasi tanpa harus melalui jalan non-tol, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat.
"Selain meningkatkan konektivitas, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Provinsi Riau," bebernya.
Kehadirannya diyakini mampu membuka akses ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, menekan biaya logistik, serta mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional.
Hutama Karya optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target, seiring tren progres konstruksi yang terus meningkat.
Di sisi lain, perusahaan juga mengingatkan adanya rekayasa lalu lintas terkait pekerjaan intersection di kawasan Rimbo Panjang, yang bersinggungan dengan Jalan Raya Pekanbaru - Bangkinang KM 16. Penutupan jalur dilakukan secara bertahap mulai 2 Mei hingga 31 Oktober 2026.*