|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Riau menggelar Konferensi Daerah (Konferda) 2026 di Ballroom Hotel Ameera, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Sabtu (23/5). Dihadiri langsung Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi.
Dalam kata sambutannya, Budi Arie Setiadi mengatakan, Konferda untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menegaskan komitmen dalam mengawal pembangunan. Diharapkan Projo menjadi organisasi yang solid dan terorganisir.
"Ini konferda kedua setelah Provinsi Jawa Timur. Minggu depan, Provinsi Jawa Barat dan menyusul daerah daerah lainnya di Indonesia.," terangnya.
Budi Arie Setiadi berharap Projo Riau bisa menjadi harapan rakyat, terutama dalam menyingkapi program strategis.
"Projo Riau dukung semua program pemerintah Presiden Prabowo dengan turun langsung dan memantau program. Kalau ada kritik dan permasalahan di lapangan kita sampaikan langsung," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferda, Hendra Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah besar untuk menyerap aspirasi masyarakat demi mendukung pembangunan di level nasional.
"Konferda dihadiri perwakilan Projo dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau," ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol, Boby Rachmat, berharap Konferda melahirkan ruang kolaborasi yang positif. Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.
"Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kegiatan. Kami berharap Projo memberikan kontribusi untuk Riau, baik dalam pembangunan maupun kegiatan kemasyarakatan," tegasnya.
Konferda turut dihadiri Gubernur Riau periode 2019–2023, Syamsuar, yang menjabat sebagai Penasehat Projo Riau.
Kemudian eberapa Ormas di Pekanbaru, seperti Gema Sadhana, FPK Kota Pekanbaru, serta jajaran pengurus DPD Projo Riau di bawah kepemimpinan Sonny Silaban didampingi Bendahara Nata Hedy Nyo. *